Nasional

Pemuda dan Mahasiswa Islam Jabar Dukung Resolusi 2017

BANDUNG, EDUNEWS.ID – Menanggapi deklarasi resolusi oleh sejumlah mahasiswa beberapa hari lalu yang mengatasnamakan ‘Mahasiswa Indonesia’ dan secara nyata menyakiti hati umat muslim. Pemuda dan Mahasiswa Islam di Jawa Barat merespon dengan melakukan konsolidasi dan pembacaan ulang resolusi pemuda dan mahasiswa Islam Indonesia sebagai bentuk dukungan dan bagian dari Pemuda dan Mahasiswa Islam Indonesia, bertempat di Gedung ICMI Jabar, Bandung, Senin (30/1/2017).

Konsolidasi melibatkan sejumlah lembaga kepemudaan dan mahasiswa dari berbagai wilayah di Jawa Barat. Sekitar 50 lembaga menyatakan sikap untuk menyatukan dan mempererat ukhuwah Islamiyah serta menolak resolusi sekelompok pemuda yang mengatasnamakan ‘Mahasiswa Indonesia’, yang dinilai salah sasaran dan cenderung mendorong upaya rezim melakukan kriminalisasi terhadap Ulama dan aktivis Islam serta seolah menuduh aksi umat Islam Indonesia sebagai pemecah belah bangsa.

Maka dalam kesempatan kali ini Pemuda dan Mahasiswa Islam Jawa Barat melakukan konsolidasi penyatuan gerak serta pembacaan ulang resolusi Pemuda dan Mahasiswa islam Indonesia tahun 2017.

Baca juga :  UU KPK Baru Berlaku Besok, Wadah Pegawai Nilai Para Koruptor 'Berpesta'

“Kami menilai manuver dukungan kriminalisasi terhadap ulama pewaris nabi dan ormas Islam yang dilakukan sekelompok pemuda tersebut, justru merupakan upaya adu domba antar elemen anak bangsa yang dapat menyulut disintegrasi bangsa Indonesia dan sikap intoleransi antar umat beragama,” ungkap Ketua Pelaksana konsolidasi, Mashun Sofyan.

Dalam konsolidasi tersebut juga membahas mengenai perjuangan mahasiswa yang seharusnya adalah melawan hegemoni segala bentuk neoliberalisme serta kritik terhadap penguasa khianat yang menjual aset negara kepada asing, bukan malah menjadi kepanjangan komprador. Dimana pemerintah hari ini justru mencoba melakukan kriminalisasi terhadap aktivis Islam dan ulama. Padahal, solusi atas rusaknya negeri ini ada pada Islam, yang dulu dan sekarang diperjuangkan para ulama dalam membangun bangsa ini.

Baca juga :  Tak Ingin Hianati Rakyat, Jadi Alasan Hanura Kembali Dukung Jokowi Capres 2019

Forum konsolidasi ini juga mengungkap fakta-fakta mengenai isu-isu panas Jawa Barat dimana pemuda dan mahasiswa Islam Jawa Barat terlibat langsung dalam kejadian tersebut. Maka banyak sekali opini media yang bertentangan dengan fakta di lapangan. Sebagai contoh kasus KKR yang sebenarnya tidak ada pembubaran dari ormas Islam dan lain-lain.

Untuk itu forum ini menyatakan kepada pemuda dan mahasiswa Islam agar memperkuat ukhuwah Islamiyah untuk terus melakukan pembelaan terhadap Islam dan ulama dari segala bentuk pembungkaman serta terus melakukan perlawanan kepada kedzaliman demi tegaknya syariat Allah yang akan mewujudakan keadilan dan kesejahteraan bagi bangsa Indonesia.

Selain itu diharapkan pemuda dan mahasiswa Islam Indonesia untuk menyatukan barisan, untuk menjaga Indonesia dari berbagai ancaman dan gangguan berbagai macam paham yang dapat merusak akidah Islamiyah dan keutuhan Indonesia. Serta bahu membahu memperjuangkan tegaknyya syariah sebagai solusi atas bobroknya neoliberalisme dan rezim yang mengkhianati rakyatanya.

Baca juga :  Rezim Kriminalisasi Ulama, ini Resolusi 2017 dari Pemuda dan Mahasiswa Islam Indonesia

“Kepada pemegang kekuasaan , kami mengajak untuk bertaubat dan segera menghentikan politik adu domba serta berhenti menjadi komprador asing dan aseng. Juga menghentikan segala bentuk kebijakan dan tindakan yang memusuhi ajaran Islam dan Ummat Islam,” ungkap PW Gema Pembebasan Jabar, Firmansyah.

Pemuda dan Mahasiswa Islam Jawa Barat mengimbau masyarakat mewaspadai bahwasannya asing aseng dan asong adalah orang yang berperan dibelakang ini semua dalam upaya memecah belah dan juga membuat gejala kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI) yang secara nyata memusuhi para ulama dan aktivis Islam. Salah satu solusi atas permasalahan ini adalah menghidupkan peradaban dialog yang dapat mengikis kesalahpahaman antara anak bangsa, sehingga dapat tercipta kedamaian.

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com