Nasional

Persebaya Tekuk Persija di Gelora Bung Karno

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Persebaya Surabaya menodai laga terakhir Persija Jakarta di kandangnya pada kompetisi Liga 1 2019. Persebaya membungkam Persija 2-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa (17/12/2019).

Dua gol Persebaya datang dari Osvaldo Haay dan Diogo Campos. Persija hanya mampu membalas melalui Marko Simic. Hasil ini menempatkan Persija di posisi ketiga dengan nilai 51. Sementara Persija tetap di peringkat 13 dengan mengoleksi nilai 41.

Laga ini sekaligus menjadi pertandingan kandang terakhir Bambang Pamungkas bersama Persija. Bepe, sapaannya, akan gantung sepatu pada akhir musim ini.

Jalannya laga

Persebaya tampil atraktif sejak awal, mengandalkan trio David da Silva, Diogo, dan Osvaldo Haay.

Persebaya mencuri keunggulan lebih dulu saat pertandingan baru berusia delapan menit. Serangan balik Bajul Ijo diakhiri umpan silang datar Da Silva yang diselesaikan Osvaldo dengan mudah tanpa penjagaan. Gol penyerang timnas U-22 di SEA Games 2020 membungkam puluhan ribu Jakmania.

Baca juga :  Lagi, Varian Corona yang Sulit Terdeteksi PCR, Pakar Bilang Begini

Keunggulan Persebaya bertambah pada menit ke-23 lewat gol Diogo. Ia melepaskan tendangan first time menyambut operan matang Osvaldo di kotak penalti, meneruskan bola kiriman Abur Rizal Maulana dari tengah.

Tujuh menit berselang kerja keras tuan rumah baru membuahkan hasil lewat titik putih. Wasit Faulur Rosy menilai Otavio Dutra menyentuh bola dengan tangan di dalam area terlarang dan memberi hadiah penalti ke Persija. Simic menjadi eksekutor dan mengarahkan bola ke kiri. Kiper Persebaya Miswar Saputra menebak arah bola dengan tepat, namun tak bisa menyelamatkannya dengan sempurna. Simic dengan cepat menyambar bola pantul untuk menjebol gawang Persebaya

Memasuki babak kedua, Persebaya tetap mengandalkan pertahanan ketat sambil melihat peluang melancarkan serangan balik. Sementara Persija terus berusaha mendobrak pertahanan lewat tusukan Riko Simanjuntak, Rohit Chan, maupun umpan silang Ismed Sofyan.

Baca juga :  Jokowi: Dalam UU KPK Tak Mengenal Pengembalian Mandat

Pelatih Persebaya Aji Santoso memasukkan Irfan Jaya pada menit ke-53 menggantikan Oktafianus Fernando dan Muhammad Alwi Slamat pada menit ke-67 menggantikan Muhammad Hidayat.

Pelatih Persija Edson Tavares yang pada babak pertama sudah memasukkan Ryuji Utomo menggantikan Fitra Ridwan menghabiskan jatah pergantian pemain pada menit ke-76. Ia memasukkan Bambang ‘Bepe’ Pamungkas menggantikan Sandi Sute dan Heri Susanto menggantikan Riko Simanjuntak.

Masuknya Bepe disambut gemuruh oleh Jakmania yang hadir di SUGBK. Mereka mengangkat tinggi poster kecil bertuliskan angka 20, nomor yang digunakan Bepe. Bepe yang dilaporkan akan pensiun akhir musim ini, juga menerima ban kapten dari lengan kiper Andritany.

Masuknya Bepe dan Heri membuat permainan Persija lebih menuju langsung ke kotak penalti. Heri yang menusuk dari sisi kiri dan Ismed dari sisi kanan berupaya mengirim bola lambung ke kotak penalti. Namun strategi ini tak berhasil. Sebab, lini belakang Persebaya dengan disiplin menyambut bola dan menutup pergerakan Bepe.Persija sempat mendapatkan tendangan bebas sedikit di luar kotak penalti pada menit pertama injury time laga. Namun sepakan Simic hanya membentur pagar hidup Persebaya.

Baca juga :  Menteri LHK Minta Pelaku Pembakaran Hutan Ditindak

Injury time lima menit berlangsung panas. Para pemain Persebaya yang berusaha menghabiskan waktu membuat pemain Persija melakukan pelanggaran. Strategi menguasai bola selama mungkin untuk menghabiskan waktu berbuah hasil. Skor 2-1 bertahan saat Fulur Rosy meniup peluit tanda laga berakhir.

tmp

To Top