Nasional

PPNI Protes Insentif Perawat Corona Belum Dibayar Pemerintah

JAKARTA, EDUNEWS.ID –  Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) mencatat hingga kini masih ada perawat yang telah menangani virus corona SARS-CoV2 (Covid-19) dan seharusnya mendapatkan insentif ternyata belum memperolehnya. Perawat yang belum mendapatkan insentif karena masih dalam proses verifikasi.

Ketua Umum Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Harif Fadhillah mengaku pihaknya telah mendapatkan informasi bahwa insentif perawat corona sudah ada yang dibayarkan. Yaitu oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sejak 22 Mei 2020 lalu.

“(Insentif) untuk perawat di rumah sakit (RS) Darurat Wsma Atlet sudah diterima, tetapi insentif di RS lainnya belum (cair) karena sedang dalam proses verifikasi,” tuturnya saat dihubungi Republika, Senin (1/6/2020).

Terkait kapan proses verifikasi ini selesai, pihaknya mengaku belum mendapatkan informasi. Harif mengaku teknis kapan waktu pencairan insentif bisa ditanyakan ke pihak RS tersebut.

Baca juga :  Misteri Tagihan Bank ke Driver Ojol Akhirnya Terungkap

Ia berharap insentif segera cair sesuai dengan besaran sesuai dengan peraturan yang ada.

“Semoga pemerintah juga mempertimbangkan memberikan insentif (untuk perawat) di RS swasta yang juga melayani pasien Covid-19,” ucapnya.

Berdasarkan petunjuk teknis yang dia terima,  ia menyebutkan besaran insentif untuk bidan dan perawat yaitu sebesar Rp 7,5 juta per bulan.

“Pemberiannya diberikan proporsiobal sesuai dengan jumlah hari kerja dan beban pekerjaan,” ujarnya.

 

rpl

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com