Nasional

Update Corona 15 September: 225.030 Positif, 161.065 Sembuh

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia per Selasa (15/9) bertambah 3.507 orang sehingga total mencapai 225.030 kasus. Dari jumlah keseluruhan itu 161.065 dinyatakan sembuh dan 8.965 meninggal dunia. Penambahan kasus positif hari ini berdasarkan pemeriksaan 42.636 spesimen.

“225.030 terkonfirmasi,” demikian keterangan dari situs resmi Kementerian Kesehatan RI.

Selain peningkatan kasus positif, jumlah orang yang meninggal dunia pada hari ini juga bertambah 124 dan kasus sembuh bertambah 2.660 orang. Sementara jumlah kasus suspek secara keseluruhan sampai hari ini mencapai 99.634 orang.

Sehari sebelumnya, kasus positif bertambah 3.141 orang sehingga total akumulasi sebanyak 221.523 kasus. Sebanyak 158.405 di antaranya sembuh dan 8.841 meninggal dunia.

Baca juga :  Liverpool Ditahan Imbang Sevilla

Sejak awal September, kasus positif Covid-19 bertambah rata-rata 3.000 kasus per harinya. DKI Jakarta menjadi penyumbang kasus tertinggi disusul Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Untuk kasus kematian, Jawa Tengah menjadi wilayah dengan persentase kasus kumulatif kematian pasien terinfeksi virus corona (Covid-19) tertinggi di Indonesia.

Per data Senin (14/9/2020) lalu. Terjadi penambahan sebanyak 14 kasus kematian dalam 24 jam di Jawa Tengah sehingga menyumbang kumulatif kasus kematian menjadi 1.677 kasus.

Advertisement

Berdasarkan perhitungan badan kesehatan dunia (WHO), maka persentase kasus kematian di Jateng menjadi persentase tertinggi di Tanah air yakni mencapai angka 9,24 persen.

Itu dihitung dari angka kasus kematian per kasus konfirmasi positif total di Jateng yang berjumlah 18.136, kemudian dikali 100.

Pakar Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Syahrizal Syarif pun memperkirakan Indonesia bisa memiliki 500 ribu kasus pada Desember.

“Dengan rata-rata tambahan kasus [Corona] 3.000 sehari maka pertengahan Desember [Indonesia] bisa [mencapai] 500 ribu [kasus],” ucapnya.

Sementara itu Tim Mitigasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mencatat sebanyak 115 dokter meninggal karena terinfeksi virus corona (Covid-19) sejak pandemi Covid-19 terdeteksi di Indonesia pada awal Maret lalu.

Jumlah kematian yang tinggi itu diprediksi membuat  hampir 300 ribu rakyat Indonesia terancam kehilangan pelayanan kesehatan.

Presiden Jokowi Saat kasus Covid-19 menembus angka 200 ribu menyatakan memprioritaskan kesehatan ketimbang ekonomi.

Sementara Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan per 14 September lalu resmi mengetatkan kembali penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

cnn

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com