Nasional

Usai Menteri Edhy Prabowo Ditangkap, Kantor KKP Mendadak Lockdown

Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Setelah Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo diamankan KPK sesaat setelah sampai di Indonesia usai melakukan perjalanan dinas ke Honolulu, Amerika Serikat, Rabu (25/11/2020) dini hari.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menerapkan lockdown dan membatasi lalu-lintas orang, sejak Rabu (25/11/2020) pagi. Akibatnya, tim Penyidik KPK sempat tertahan.

Edhy ditangkap berkaitan dengan kebijakan izin ekspor benur yang dia keluarkan tengah tahun ini.

Dari pantauan CNNIndonesia.com di lokasi sejak pukul 10.00 WIB, setiap gerbang akses ke KKP minimal dijaga dua Satpam berpakaian dinas lengkap bertuliskan KKP di punggungnya.

Pintu gerbang utama, yang juga menjadi akses keluar masuk Gedung Mina Bahari I, II, dan III, pun dijaga empat orang.

Petugas keamanan pun memeriksa setiap orang yang hendak masuk ke gedung Mina Bahari. Bila tak berkepentingan dan bukan pekerja di KKP, petugas akan melarang mereka untuk masuk.

Begitu pun dengan pintu belakang ke Mina Bahari IV, yang merupakan lokasi kantor Menteri dan beberapa petinggi KKP. Gerbang ditutup rapat, larangan masuk bagi non-pekerja di KKP diterapkan.

Pengetatan penjagaan ini pun berdampak pada Penyidik KPK yang hendak melakukan pemeriksaan ke dalam gedung.

Mereka, yang datang ke KKP pada pukul 12.54 WIB, sempat dilarang oleh lima Satpam untuk masuk area Gedung Mina Bahari I. Adu mulut sempat terjadi.

“Jangan halangi-halangi kami,” kata salah satu penyidik KPK di depan pintu gerbang KKP.

“Kalau tidak dibuka saya dobrak nanti ini,” ungkap penyidik yang lainnya.

Baca juga :  Idham Azis Perpanjang Masa Kerja Satgas Anti Mafia Bola

Setelah sempat adu mulut dan bernegosiasi, pihak keamanan kemudian mengizinkan tim KPK itu masuk.

Advertisement

“Hanya KPK yang boleh masuk, hanya dari KPK,” jelas pihak keamanan.

Salah seorang Satpam KKP mengakui bahwa instruksi penjagaan ketat ini baru dia diterima pagi tadi dari atasannya. Alasannya, KKKP menerapkan sistem lockdown. Namun, dia membantah pengetatan ini berkaitan penangkapan terhadap Edhy.

“Katanya di-lockdown, baru hari ini saja. Kemarin aksesnya seperti biasa boleh saja masuk,” tutur Satpam yang enggan disebut namanya itu.

“Tadi sempat tegang sama KPK juga karena perintah dari atasan disuruh lockdown. Saya cuma khawatir kena SP (Surat Peringatan) aja, makanya tadi sempat tegang,” aku petugas tersebut.

Dalam catatan CNNIndonesia.com, KKP pernah menerapkan lockdown usai Edhy Prabowo terkonfirmasi positif Covid-19, pada periode 31 Agustus-14 September. Setelah itu, kantor beroperasi seperti semula.

Sementara itu, pegawai KPK yang sebelumnya sempat menyambangi KKP itu telah keluar dari gedung Mina Bahari I sejak pukul 14.30 WIB. Rombongan itu berada di KKP hanya selama 1,5 Jam.

Usai menyambangi KKP, dari informasi yang dihimpun kelima pegawai KPK itu langsung bertolak ke rumah dinas Edhy di kawasan Widya Chandra.

Diketahui, KPK biasanya melakukan penggeledahan di kantor dan kediaman pihak yang terkena operasi tangkap tangan (OTT) tak lama setelah penangkapannya.

Tujuannya, mencari barang bukti yang menguatkan sangkaan tersebut. Namun, ada saja pihak yang hendak menghilangkan bukti.

cnn

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com