Nasional

Website “lindungihakpilihmu” Diserang Peretas, KPU Minta Segera Ditangkap

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Komisi Pemilihan Umum meminta kepolisian agar menangkap pihak-pihak yang sempat menyerang atau mencoba meretas laman milik KPU yakni www.lindungihakpilihmu.kpu.go.id.

Komisioner KPU RI Viryan Aziz di Jakarta, Minggu, mengatakan saat ini KPU sedang menyiapkan berkas laporan yang akan diserahkan ke Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

“Kita tetap minta sedapat mungkin bisa dicari, sebagai bentuk tidak toleransi kita terhadap upaya pihak-pihak entah itu nanti biasanya kalau tertangkap beralasan iseng-iseng,” ungkap dia.

KPU menurut dia, tidak akan memberikan toleransi terhadap tindakan yang mengganggu layanan publik, termasuk penyerangan pada laman dalam jaringan KPU yang tentu memiliki motivasi tidak baik.

“Ini demi kepentingan membangun kepercayaan publik Pemilihan kepala daerah serentak 2020, terlebih kita sedang bersiap menggunakan rekapitulasi elektronik,” jelasnya.

Baca juga :  Jokowi Melanggar Hukum, Eggi Sudjana Tantang DPR RI, Bawaslu dan KPU

Kemudian, demi menjamin agar laman dalam jaringan KPU tetap aman dari tindakan penyerangan peretas dan juga sebagai upaya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemilu menurut Viryan, KPU melakukan beberapa langkah penting.

“Jadi ada dua gugus tugas yang kami bentuk, satunya gugus tugas keamanan keamanan siber dengan multi pihak kementerian lembaga terkait, diantaranya BSSN, Cyber Crime Mabes Polri, dan Kementerian Kominfo,” tutur dia.

Selanjutnya meningkatkan keamanan aplikasi, jaringan dan kesehatan siber agar terhindar dari serangan peretasan. KPU juga memberlakukan pen test atau uji penetrasi terhadap jaringan serta kegiatan audit sejak dini.

Sebelumnya, Ketua KPU RI Arief Budiman memastikan seluruh data KPU dalam keadaan aman dari percobaan peretasan laman yang digunakan Komisi Pemilihan Umum untuk kegiatan gerakan klik serentak (GKS).

Baca juga :  Hasil Pleno Verifikasi di Papua Barat Dinilai Merugikan PBB

“Begitu alamat web ini dipublikasikan, sejak tadi malam web ini sudah mulai diserang. Datanya aman, saya sudah disampaikan informasi (dari ahli IT), serangan melalui D-Dos,” ucap Arief Budiman.

Arief menjelaskan serangan yang terjadi sejak laman www.lindungihakpilihmu.kpu.go.id luncurkan Rabu 15 Juli tersebut tidak mengganggu data elektronik termasuk data pemilih yang ada di KPU, serangan hanya membuat akses jaringan laman KPU melambat.

“Itu tidak masuk sampai ke dalam, makanya data base kita aman, itu hanya melambatnya sistem kita. Kita punya back up keamanan yang kuat, jadi serangan tidak merusak data kita, ibaratnya itu mereka hanya masuk di halamannya saja, masuk ke rumah tidak bisa,” ujarnya.

Kini, laman untuk pencocokan dan penelitian data pemilih elektronik tersebut sudah bisa diakses oleh publik. Masyarakat bisa mengecek secara mandiri apakah mereka sudah terdaftar sebagai pemilih Pilkada 2020.

Baca juga :  Perindo Nilai Aturan Soal Verifikasi Parpol Diskriminatif

ant

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com