News

Pemerintah Minta Masyarakat Waspadai Penyebaran Radikalisme via Medsos

 

 

 

DENPASAR, EDUNEWS.ID – Tidak jarang paham-paham yang bertentangan dengan Pancasila disebarkan melalui akun media sosial (Medsos), dengan sasaran utama untuk ‘mencuci otak’ generasi muda agar menjadi pengikutnya. Untuk itu, semua pihak harus mewaspadai informasi yang bernada radikal yang disebarkan melalu Medsos.

“Kami sudah menutup ratusan ribu situs yang berisikan muatan paham radikal, ujaran kebencian, pornografi, dan sebagainya,” kata Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemeninfo), Rosarita Niken Widiastuti, di Denpasar, Sabtu (28/10/2017).

Pada acara yang dihadiri tokoh-tokoh berbagai kalangan di Pulau Dewata tersebut, Niken mengingatkan semua organisasi masyarakat (Ormas) yang ada di Indonesia harus berlandaskan ideologi Pancasila. Apalagi, Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Ormas telah ditetapkan menjadi UU.

Baca juga :  Kalah di Medsos, Kubu Jokowi Pusing Tujuh Keliling
Advertisement

Untuk itu, tambah Niken, penting menyosialisasikan ini dengan menggandeng berbagai media, pimpinan umat be­ragama, perguruan tinggi, dan sebagainya. Dengan sinergi dari berbagai pihak ini diharapkan masyarakat lebih memahami tentang Ormas yang harus berlandaskan Pancasila.

“Jumlah Ormas di Indonesia itu lebih dari 350 ribu dengan berbagai tujuan. Namun, akhir-akhir ini, ada sebagian kecil dari Ormas yang memiliki tujuan tertentu untuk menggantikan Pancasila. Ini tentu berbahaya dan dapat mengancam keutuhan NKRI, apalagi dilakukan dengan kegiatan terstruktur,” kata Niken pada forum diskusi publik bertajuk Merawat NKRI melalui Ormas di Bumi Pertiwi itu.

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com