Nasional

Pemerintah tak Konsisten Soal Larangan Berkumpul, Sekjen MUI : Ironis!

Sekjen MUI, Anwar Abbas

JAKARTA, EDUNEWS.ID-Pemerintah di satu sisi meminta tempat ibadah ditutup untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Tetapi di sisi lain, orang disilahkan bepergian ke luar kota dengan pesawat terbang, kereta api, dan bus, dengan memenuhi syarat. Kemudian, pasar dan toko makanan dibiarkan terbuka.

Demikian dituturkan Sekretaris Jendral Majelis Ulama Indonesia, Anwar Abbas. Menurutnya, pemerintah tidak tegas dan konsisten dalam mengeluarkan kebijakan soal pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Mengapa pemerintah tidak keras juga dalam menghadapi orang-orang yang berkumpul di pasar, di bandara, di kantor-kantor dan di pabrik-pabrik serta di tempat lainnya?” ujar Anwar  Ahad, (17/5/2020).

Advertisement

“Di satu sisi keras, di sisi lain longgar. Sehingga ini jadi ironi,” ucapnya.

Anwar meminta pemerintah mengevaluasi kebijakan yang ada selama ini. “Buat aturan yang jelas dan memberikan perlakuan yang sama untuk sehingga semua elemen masyarakat patuh pada aturan,” ujarnya.

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com