News

Pemkab Bantaeng Diminta untuk Lakukan Pembinaan Terhadap Kelompok Waria

BANTAENG, EDUNEWS.ID – Sedikitnya ada 15 komunitas di Kabupaten Bantaeng yang mengikuti kegiatan dialog mengenai Festival Waria yang belakangan ini menjadi perbincangan ditengah masyarakat.

Dialog berlangsung di Warkop Aspirasi Jalan Calendu, Rabu (14/12/16) serta mengusung tema “Inilah Kami Wahai Indonesiaku”.

Kegiatan ini dihadiri dari beberapa tokoh asyarakat, tokoh agama, dan budayawan9. Diantaranya komunitas yang hadir Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Ini mama (PMII),  PMB Bantaeng, PC. Informatika, Lembaga Pemerhati Masyarkat Pesisir (LPMP), Barisan Pemuda Merah Putih, Pabeta Institusi, Lintas Pemerhati Sosial (LPS), Lemabaga Mitra Indonesia (LMI), Sahabat Alam Nuasantara dan Gusdurian.

Pembahasan terkait yang lebih bermuara ke hal kemanusiaan bukan pada posisi waria sebagai mahluk yang dilaknat.

Baca juga :  FPAM Kecam Festival Waria di Bantaeng

Ketua Front Pemuda Mahasiswa Bantaeng (FPMB), Abdul Hamid mengungkapkan pentingnya peran Pemerintah Kabupaten Bantaeng untuk memperhatikan kelompok waria agar dilakukan pembinaan agar terpenuhi hak dasar sebagai warga negara.

Diharapkan lahirnya rekomendasi mengenai peningkatan pengajian dari aspek keislaman agar bagaimana waria tidak dipandang sebagai komunitas yang menyimpang.

Salah satu cucu dari pemangku adat, Mudding mengucapkan bahwa festival waria itu tidak melakukan penyimpangan.

“Baju adat yang sesungguhnya hanya satu dan baju bodo yang kita lihat hari ini tidak akan mengganggu kesakralan baju bodo yang sesungguhnya,” tutupnya.

 

Penulis : Irmawati Azis

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!