News

Perkuat Pemahaman Islam Moderat, 50 Guru Agama akan Dikirim ke Perbatasan

Ilustrasi : Guru Agama

 

TANGERANG, EDUNEWS.ID-Dalam rangka memperkuat pemahaman Islam moderat di Indonesia dan untuk mengokohkan semangat NKRI, Kementerian Agama akan mengirimkan puluhan guru agama ke daerah Terpencil, Terluar, dan Tertinggal (3T) yang ada di wilayah perbatasan. Sekitar 50 guru Pendidikan Agama Islam (PAI) itu akan dikirimkan ke 50 Kabupaten yang terdapat di 19 Provinsi Indonesia.

Direktur PAI, Imam Safei, mengatakan pengiriman guru agama ini merupakan program Bina Kawasan yang baru pertama kali dilaksanakan pada 2017. Guru agama ini rencananya akan dilepas oleh Dirjen Pendidikan Islam Kemenag, Profesor Kamaruddin Amin di Bandara Soekarno Hatta, Senin (11/12) malam nanti.

“Corak keislaman di daerah perbatasan merupakan corak keislaman Indonesia itu sendiri. Oleh karenanya, kami merasa berkewajiban untuk memperkuat Islam yang moderat dan mengokohkan NKRI di daerah perbatasan itu,” ujar Imam di Tangerang, Ahad (10/12/2017), dilansir dari republika.co.id

Baca juga :  Ditjen Pendis Minta Pimpinan PTKI Kirimkan Data Kerjasama Lintas Negara

Guru PAI yang dikirim ke wilayah perbatasan ini harus memiliki latar belakang pendidikan pondok pesantren, memiliki “militansi” keindonesiaan yang kuat, dan lulusan dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI). Dengan demikian, pemahaman Islam yang disampaikan sesuai dengan ideologi bangsa.

Advertisement

Menurut Imam, 50 guru agama tersebut nantinya akan mendampingi masyarakat selama satu tahun penuh di sejumlah daerah perbatasan negara dan daerah tertinggal. Di samping akan mengajarkan mata pelajaran pendidikan Islam di sekolah, guru agama tersebut juga akan mengokohkan nasionalisme dan semangat NKRI.

Di antara daerah yang dituju adalah Atambua Nusa Tenggara Timur, Nunukan Kalimantan Utara, Kepulauan Aru Maluku, Natura Kepulauan Riau, Sorong Papua Barat, Pulau Derawan dan Pulau Maratua Kalimantan Timur, serta sejumlah daerah tertinggal lainnya.

“Insyaallah, mereka akan menjadi juru dakwah di masyarakat sekaligus guru Pendidikan Agama Islam di sejumlah sekolah yang telah ditentukan,” kata pengasuh Pondok Pesantren Pandawa Parung ini.
REP | EDUNEWS

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com