DAERAH

Polemik Tambang Pasir Laut, Ketua LPM Sangkarrang Sampara: Perlu ada Solusi yang Cepat dan Tepat

Ketua Forum Komunikasi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Kota Makasssar, Sulawesi Selatan, Sampara Sarif

MAKASSAR, EDUNEWS.ID – Ketua Forum Komunikasi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Kota Makasssar, Sulawesi Selatan, Sampara Sarif menegaskan bahwa proyek strategis nasional, Makassar New Port (MNP) harus tetap berjalan karena manfaatnya bagi masyarakat.

Meski begitu kata dia, masyarakat sekitar wilayah penambangan pasir di Kepulauan Sangkarrang harus segera diberi pemahaman terkait hal tersebut. Karena semua yang dilakukan pihak penambang yakni PT Banteng Laut Indonesia, sudah sesuai SOP dan memiliki izin yang lengkap.

“Dan oknum yang selama ini selalu memprovokasi ke warga dengan mengatakan bahwa akan terjadi abrasi dan menyebabkan wilayah tempat tinggal mereka tenggelam untuk segera diberi tindakan tegas. Pihak-pihak terkait juga mesti melakukan sosialisasi lagi yang lebih masif, terutama terkait dampak penambangan yang dilakukan terhadap warga dan wilayah Kepulauan Sangkarrang itu sendiri” tegas Sampara.

Baca juga :  Rugikan Nelayan, IMM: Hentikan Pengerukan Pasir Laut PT Boskalis
Advertisement

Menurutnya, menjadi tugas pemerintah untuk memberikan pemahaman yang benar ke masyarakat wilayah Kepulauan Sangkarrang. Pihaknya berharap dengan melakukan sosialisasi kembali, akan menghindarkan masyarakat dari informasi yang tidak benar dan tidak bertanggung jawab, sehingga mudah terprovokasi.

Tetapi sekali lagi ditegaskan Sampara, proyek MNP harus tetap berjalan karena merupakan salah satu proyek strategis nasional dan kemanfaatannya bagi masyarakat.

“Namun, riak-riak (demo) yang ada ini tetap harus kita perhatikan juga, perlu ada solusi yang cepat dan tepat dan tidak ada yang mau dikorbankan. Itu harapan kita sebagai masyarakat. Kemudian harapan kami, sekiranya dengan kondisi yang sekarang ini, harus tetap ada solusi untuk masyarakat. Selama ini, nelayan tetap harus dipertimbangkan apalagi di tengah pandemi Covid-19 yang berat bagi berbagai pihak,” ujarnya.

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com