Politik

Demokrat: Kritik Jangan Dilihat Sebagai Kebencian

 

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Partai Demokrat mengkritik pemerintahan Presiden Joko Widodo sebagai bentuk koreksi untuk bersama-sama meluruskan jalan kebangsaan. “Kritik itu vitamin bagi penguasa. Jangan dilihat sebagai kebencian,” kata Ketua DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean di akun Twitter, Kamis (23/8/2018).

Twittan Ferdinand itu membalas ciutan Direktur Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES), Rustam Ibrahim, yang dikenal sebagai pendukung Jokowi.

“Jika Partai Demokrat berharap akan mendapatkan keuntungan elektoral dalam Pileg 2019 dengan mengkritik Jokowi saya pikir justru sebaliknya. Pendukung-pendukung Jokowi justru akan membongkar kembali kegagalan dan kelemahan SBY di masa lalu, yang sudah dilupakan,” tulis Rustam Ibrahim.

Baca juga :  Soal Perusakan Bendera Demokrat,Polisi: Dibayar Rp150 ribu, Tidak Ada Motif Lain

Menurut Ferdinand, kritik adalah urusan kebangsaan bukan melulu soal elektoral. “Kritik, tidak selalu untuk urusan partai dan elektoral, tapi urusan kebangsaan lebih banyak lepas dari urusan partai. Kita sama mencintai Indonesia,” terang Ferdinand.

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com