Politik

Faizal Assegaf : Gaya Politik AHY Kaku, Manja, dan Elitis

KETUA PROGRES 98, FAIZAL ASSEGAF

 

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Kiprah Agus Yudhoyono Harimurti (AHY) mendapat sorotan khusus dari Ketua Progres 98 Faizal Assegaf terkait desas-desus jelang Pilpres 2019.

Putera mantan Presiden Susilo Bambang Yudhono tersebut dinilai belum mampu menyuguhkan potensi dan independensinya di mata rakyat.

“AHY belum lepas dari lakon yang sangat kaku, terlihat manja dan eletis, sehingga menimbulkan keraguan publik atas kemampuan dirinya di panggung politik nasional,” ujarnya kepada edunews.id, Kamis (15/6/2017).

Padahal kata Faizal, modal yang dimiliki AHY sangat diperhitungkan dan dapat mendongkrak popularitas serta elektabilitasnya. Hal itu terkait dengan pengaruh SBY dan sokongan partai Demokrat.

Namun jika hanya mengandalkan pengaruh SBY dan dukungan Demokrat semata, maka makin menimbulkan persepsi publik bahwa AHY adalah politisi instan.

“Untuk lepas dari stigma negatif tersebut, AHY harus lebih berani dan agresif dari perilaku politisi Demokrat yang cenderung mencari aman,” ujar Faizal.

Faizal mengatakan, AHY perlu keluar dari lingkaran dan mentalitas politisi Demokrat yang hanya menjadi beban dan mengandalkan jaringan serta nama besar SBY.

Fakta menunjukan, kekalangan AHY di Pilgub DKI tidak lepas dari faktor lingkaran SBY dan sikap elitis politisi Demokrat. Mata rantai tersebut yang menyebabkan AHY terlihat sangat eksklusif.

Peluang AHY untuk menjadi Capres maupun Cawapres di Pilpres 2019 sangat besar. Tapi jangan sampai kesempatan yang terbuka itu justru hilang disebabkan oleh hambatan internal.

“Bukan hanya AHY namun SBY pun masih terjebak oleh pembisik disekitarnya. Tanpa disadari, kelompok tersebutlah yang membuat publik kehilangan simpati pada AHY dan SBY,” ujarnya.

Intinya, lanjut Faizal, peran ‘dayang-dayang’ di sekitar SBY yang terbukti gagal membawa AHY menjadi Gubernur DKI, perlu diwaspadai.

“Sehingga langkah-langkah konsolidasi politik AHY menuju 2019 menjadi efektif. Tidak direcoki oleh kelompok politisi pembual dan asal babak senang (ABS),” pungkasnya.

Facebook Comments

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 08114167811

Copyright © 2016-2017 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Close