Politik

Ijtima Ulama, Ini Alasan GNPF Tidak Undang Demokrat

 

 

JAKARTA, EDUENWS.ID – Ijtima ulama yang diselenggarakan ulama GNPF berharap Gerindra, PAN, PKS, PBB dan Partai Berkarya bisa menjadi satu koalisi kebangsaan dan keumatan. Sekretasis SC Ijtima Ulama, Dany Anwar menjelaskan kelima partai tersebut memiliki kesamaan visi dan dinilai dekat dengan ulama.

Tiga partai diantaranya yakni merupakan partai yang konsisten melawan Basuki Tjahaja Purnama di Pilkada DKI. “PBB dan terakhir Berkarya memiliki kesamaan visi,” kata Dany Anwar di hotel Peninsula, Jakarta, Jumat (27/7/2018).

Saat disinggung mengenai Partai Demokrat, Dany menyebut pihaknya tidak memberikan undangan. Padahal Demokrat sedang membangun koalisi dengan Gerindra, PAN dan PKS pada Pilpres 2019 mendatang.

Baca juga :  Jangan Berpolitik, Demokrat Minta Mendagri Kerja Profesional
Advertisement

Dany menjelaskan alasan pihaknya tidak mengundang Demokrat karena merujuk pada Pilkada DKI. Saat putaran kedua, Demokrat menyatakan netral. Hal itu menjadi acuan bahwa Demokrat belum bisa bergabung karena belum jelas visinya.

Kendati ke depan peluang itu terbuka, namun mantan Cawagub DKI di Pilkada 2007 itu menegaskan bahwa partai yang diundang saat ini hanya yang memiliki visi jelas. “Demokrat bukan abu-abu, tapi yang kita undang saat ini yang jelas-jelas pada Pilkada DKI melawan Ahok, Demokrat kan netral,” pungkas dia.

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com