Politik

Ini Respons PKS Soal Aher Dinilai tak Etis Jadi Cawagub DKI

 

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Achmad Yani mengatakan, tetap akan patuh terhadap aturan jika nantinya nama mantan gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) tidak bisa menjadi calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta.

Alasannya, Aher telah menjabat posisi gubernur selama dua periode. “Bagaimana aturan-aturan itu memang bisa kita penuhi. Kalau misalnya calon yang memang digodok tidak melanggar aturan, ya bisa saja,” kata Achmad, Rabu (15/8/2018).

Achmad mengatakan, PKS tidak akan memaksakan jika memang aturan tidak memperbolehkan Aher untuk maju sebagai cawagub DKI. Namun, jika yang terjadi sebaliknya maka partai akan tetap memperbolehkan Aher untuk maju.

Baca juga :  Eks Relawan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Dukung Danny di Pilwalkot Makassar 2020

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyebut tidak etis jika seorang mantan gubernur turun pangkat menjadi wakil gubernur. Hal itu merujuk pada kabar nama Aher yang disebut-sebut sebagai cawagub DKI Jakarta pengganti Sandiaga Salahuddin Uno yang ikut kontestasi pilpres 2019.

Advertisement

“Undang-undangnya memang tidak detail ya, hanya sudah dua kali, harusnya naik loh, tidak turun. Kalau sudah dua kali bupati, naik ke wagub boleh, naik ke gubernur boleh. Tapi masa sudah dua kali gubernur, masa mau ke wakil gubernur,” kata Tjahjo di Gedung KPK Jakarta, Rabu (15/8/2018).

Tjahjo pun enggan berandai-andai bila memang hal tersebut terjadi. Karena, PKS belum secara resmi mengusulkan nama pengganti Sandiaga Uno. “Itu ranah partai pengusung dengan DPRD dulu. Soal siapa namanya enggak ada masalah,” kata dia menerangkan.

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com