Politik

Makin Panas, Gerindra ‘Serang’ Putra Mahkota SBY

 

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Hubungan Partai Gerindra dengan Partai Demokrat memanas setelah Andi Arief mengunggah cuitan yang menyebut Prabowo jenderal kardus. Andi Arief mengaku kecewa dengan sikap politik mantan Danjen Kopassus tersebut.

Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Pouyono geram dengan tudingan Andi Arief tersebut. Arief menyindir kasus kasus korupsi Demokrat yang menjerat beberapa kadernya. Terutama dalam kasus korupsi Wisma atlet di Hambalang yang menurutnya putra Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Edhie Baskoro alias Ibas turut terlibat.

“Kan bukti si Anas (Urbaningrum), Nazarudin, Angelina (Sondakh), siapa lagi tuh yang sudah almarhum (Sultan Batugana), terus mantan menteri ESDM (Jero Wacik). Kan koruptor semua sampai harusnya anaknya ini harusnya diperiksa kasus Hambalang si Ibas gitu kan, karena diduga menerima kardus Hambalang. Saya kencengin nanti, saya minta KPK nangkep si Ibas,” tegas Pouyouno.

Baca juga :  PKS Pastikan Usung Nurdin Abdullah di Pilgub Sulsel 2018
Advertisement

Menurut Arief, Gerindra partai yang realistis yang lebih mempertimbangkan kader potensial dibandingkan Ketua Kogasma Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang disebutnya boncel. “Ya kita sih harus realistis, kalau yang diajukan anak boncel yang pasti kita enggak mau,” ujarnya.

Arief Pouyono juga tak khawatir soal sidang kehormatan partai yang dilewatinya karena menyebut AHY boncel. “Gak ada urusan, emang saya minta maaf (ke Demokrat), emang dateng ke sidang partai, gak ada,” tegasnya.

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com