Politik

PAN : Koalisi Partai Islam Sulit Menang

 

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Sekretaris Jendral Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Suparno mengatakan secara historis koalisi partai-partai Islam sulit menang pada Pemilihan Umum (Pemilu). Karena itu, kecil kemungkinan partai-partai Islam akan bersatu membentuk koalisi untuk Pemilu 2019.

“Kalau kita bicara secara historis, koalisi partai Islam itu sulit terbentuk atau sulit menang. Karena secara historis itu sulit, jadi sekarang realisasi pembentukkannya juga sulit. PPP saja sekarang sudah mendukung Jokowi,” kata Eddy, Kamis (8/3/2018).

Selain soal sejarah, dia menyebutkan, ada kondisi lain yang menyulitkan pembentukan koalisi partai Islam. Sekarang ini, arah koalisi semakin mengerucut, yakni koalisi partai-partai propemerintah atau bukan propemerintah.

Baca juga :  Ray Rangkuti : Fadli Zon Terlalu Sering Bikin Istilah Serampangan

“Kami saat ini menyebutnya lebih kepada partai per partai. Bukan lagi partai nasionalis atau partai Islam,” kata dia.

Ia menambahkan mayoritas kekuatan saat ini masih pada partai-partai nasionalis. Menilik keadaan koalisi partai saat ini, ia menyebut saat ini telah ada lima partai yang sudah mengarahkan dukungannya kepada pemerintah.

Empat dari lima partai tersebut merupakan partai nasionalis, yakni Partai NasDem, PDIP, Partai Golkar, dan Partai Hanura. Sementara satu partai lainnya merupakan partai Islam, yakni PPP.

Dengan kondisi tersebut, partai Islam yang berlaga pada Pemilu 2019 dan belum menentukan koalisi tersisa PKB, PAN, PKS, dan PBB. PKB, yang tergabung dalam koalisi pemerintah, belum memutuskan sikap.

Baca juga :  Kadernya Mundur dari Kabinet, PAN Pastikan Tak Ada Tekanan dari Jokowi

Namun, PKB yang mengusung ketua umumnya Muhaimin Iskandar sebagai calon wakil presiden (cawapres) membuka peluang untuk mendukung Joko Widodo. Dua partai lainnya yang belum mendeklarasikan dukungan merupakan partai nasionalis, yakni Partai Gerindra, dan Partai Demokrat.

“Jadi agak sulit terbentuk koalisi partai Islam ini,” kata dia. Namun, ia menekankan, bukan tidak mungkin partai-partai Islam nantinya berkoalisi.

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!