Politik

Pemilih Media Gabung ke Jokowi, ini Kata Demokrat

 

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Kebebasan pers hanya bisa dihasilkan dari demokrasi yang baik. Begitu juga sebaliknya, demokrasi yang baik hanya bisa dihasilkan melalui kebebasan yang baik juga.

Begitu kata Sekjen DPP Partai Demokrat Hinca Pandjaitan menanggapi jumlah bos media yang semakin bertambah di kubu Jokowi usai Erick Thohir menjadi Ketua Tim Kampanye Nasional pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin. “Tidak ada demokrasi yang baik tanpa kebebasan pers yang baik juga,” katanya di kediaman SBY, Jalan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Ahad (9/9/2018).

Kata dia, politisi itu ibarat penari yang menggerakkan tubuh di atas panggung media untuk berekspresi. Sementara pemilik media, merupakan pemilik panggung untuk penari itu tampil. Atas alasan itu, kata Hinca tidak semestinya pemilik ikut berada di atas panggung dan menari bersama para penari.

Baca juga :  706 Siswa di Madina Terima KIP

“Janganlah pemilik panggung ikut menari. Biarkan semua sesuai perannya masing-masing,” tukasnya. Erick Thohir merupakan pengusaha muda pemilik Mahaka Group, yang bergerak di bidang media. Erick diketahui memimpin sejumlah media TV, online, cetak dan radio.

Kehadiran Erick di kubu Jokowi menambah amunisi bos media. Selain Erick, Jokowi juga memiliki Ketua Umum Nasdem Surya Paloh pemilik Media Group dan Ketua Umum Perindo Hary Tanoesudibjo pemilik MNC Group.

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com