Politik

Pernyataan Idrus Marham Bisa Sebabkan Konflik

 

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Pernyataan Menteri Sosial, Idrus Marham secara tersirat turut mengampanyekan Presiden Joko Widodo dinilai jadi sumber konflik dan disharmoni demokrasi. Demikian disampaikan Presidium Persatuan Pergerakan, Andrianto dalam keterangan tertulisnya, Ahad (19/8/2018).

Andrianto mengaku tak kaget dengan sikap mantan Sekjen Golkar itu. Apa yang dilakukan Idrus bukan rahasia umum lagi. “Kita tahu era Jokowi ini sudah santer terlihat kementerian jadi tim sukses ,” tukasnya.

Menteri Sosial Idrus Marham pun angkat bicara soal anggaran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) meningkat dua kali lipat pada tahun depan menjadi Rp 34,4 triliun. Jumlah itu meningkat dibandingkan tahun 2018 yang hanya Rp 17 triliun.

Baca juga :  NasDem Mengaku Suara di Pileg 2019 Lampaui PDIP dan Gerindra

Ia berharap dengan kenaikan dana bantuan ini, masyarakat bisa menyadari bahwa pemerintahan Jokowi memang berupaya meningkatkan kesejahteraan rakyat kecil. Efeknya, sambung Idrus, elektabilitas Jokowi bisa meningkat dan terpilih kembali pada Pilpres 2019 mendatang.

“Jadi kalau Pak Jokowi dinilai berhasil di dalam program-program pembangunan selama ini, kalau dapat pahala dalam arti rakyat memilih kembali, itu kan pahala,” papar politisi Golkar ini.

To Top
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com