Politik

PKS : SBY dan Prabowo Harus Duduk Bareng Kalau Mau Jokowi Kalah

 

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menagih janji Partai Demokrat. Presiden PKS Sohibul Iman berharap penjajakan koalisi Demokrat dengan partai di luar pendukung Joko Widodo sebagaimana dijanjikan Sekjen Bintang Mercy Syarif Hasan, direalisasikan.

“Saya juga gak tahu nih, Pak Syarif Hasan bilangnya mau segera ditindaklanjuti, tapi sampai sekarang Pak SBY belum ada komunikasi dengan kita,” kata Sohibul di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Sabtu (12/5/2018).

Sohibul menekankan hingga kini partainya membuka ruang kepada SBY dan Demokrat untuk melakukan penjajakan koalisi. “Kita sih tetap terbuka. Dalam politik semuanya dibuka dulu,” ujarnya.

Sohibul mengaku ingin sekali berdiskusi bersama SBY, dan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto perihal kearah mana Demokrat akan berlabuh. Apakah dengan koalisi Gerindra-PKS ataukah membuat poros baru?

Baca juga :  Tempo dan Kompas Sama-sama 'Nobatkan' SBY dan Jokowi sebagai Orang Terpopuler Tahun 2016
Advertisement

“Itu yang saya sampaikan dengan baik kepada Pak Syarif Hasan bahwa kalau kita sama-sama tujuannya ingin menjadi lawan menjadi petahana, saya bilang lebih baik lima partai ini lebih baik ngobrol bareng. Jadi Gerindra, PKS, Demokrat, PAN, dan PKB itu ngobrol bareng. Kalau dua poros, juga disepakati poros pertama siapa, poros kedua siapa,” jelasnya.

“Kalau ingin mau dijadikan satu poros dari awal, itu bisa juga lima partai satu poros, mantap banget. Jadi ini harus didiskusikan dengan Pak Prabowo, dengan Pak SBY terlebih dahulu, selanjutnya kita ajak yang lain,” pungkasnya.

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com