Politik

Politik Uang Marak di Pilkada Serentak 2018

 

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) mengapresiasi pilkada serentak di 171 kabupaten/kota dan provinsi. Menurut Ketua Umum ADKASI Lukman Said, ada beberapa hal yang menjadi perhatian serius mereka.

Pertama, masih terjadinya pelanggaran terutama politik uang. Kedua, pilkada langsung menjadi ajang klaim bagi parpol tentang kandidat pemenang sehingga seakan-akan parpol yang menang bukan rakyat dan demokrasi.

Ketiga, Pilkada ini ada rasa pilpres. Keempat, perhatian khusus bagi kandidat yang tidak ada lawan. “Ini masalah serius jika ada kandidat kalah dengan kotak kosong. Ini bisa mengganggu jalannya pemerintahan,” ujar Lukman, Ahad (1/7/2018).

Secara keseluruhan, lanjutnya, Pilkada langsung masih banyak kelemahan. Terutama biaya yang cukup mahal dan tidak melahirkan para tokoh berjiwa kenegarawan. “Sama sekali tidak melahirkan negarawan. Hanya kelihatan bagi-bagi kekuasaan, mengklaim milik parpol,” pungkasnya.

Facebook Comments

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!