Politik

Sandi Keberatan jika Kuliah Umum di Uhamka Disebut Bagian Kampanye

 

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Bakal Cawapres Sandiaga Uno keberatan jika kegiatannya di Universitas Muhammadiyah Prof Dr HAMKA (UHAMKA) beberapa waktu lalu dianggap sebagai kampanye. Menurut Sandi dirinya diundang untuk memberikan pengalamannya sebagai pengusaha sukses kepada para mahasiswa baru UHAMKA.

Ia juga memastikan bahwa materi yang disampaikan tidak menyinggung politik apalagi pilpres 2019. “Yang saya sampaikan itu adalah motivasi, bisa dibaca di transkrip,” kata Sandi kepada wartawan di Jakarta, Ahad (2/9/2018).

Lebih lanjut Sandi mengakui bahwa kampus dan tempat peribadatan bukan sarana yang dilarang untuk berkampanye. Namun jika yang disampaikan merupakan kebaikan dan tidak melanggar undang-undang dan ketentuan yang berlaku, kampus dan tempat peribadatan bisa saja didatangi oleh capres maupun cawapres.

Baca juga :  Nanti Malam Sandi akan Temui SBY, Bahas Persoalan Ekonomi

Ia mencontohkan khotbah, tausiah dari bakal cawapres Joko Widodo Ma’ruf Amien di masjid. Menurutnya jika khotbah dan tausiah yang disampaikan tidak menyinggung politik praktis apalagi Pilpres 2019, hal yang dilakukan Ma’ruf tidak bisa dilarang karena memberikan kebaikan.

“Selama yang disampaikan itu kebenaran dan tidak melanggar undang-undang dan ketentuan yang berlaku, sudah sebaiknya harus diberi ruang, tempat, dan ukhuwah. Jangan menjatuhkan dengan pola tebang pilih,” pungkasnya.

To Top
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com