Nasional

Sanksi Tegas Bagi Kader Nasdem yang tak Dukung Nurdin Halid-Aziz Qahhar di Pilgub Sulsel

Ketua Bidang Media DPW Nasdem Sulsel, M Rajab

 

 

MAKASSAR, EDUNEWS.ID-Setelah Ketua OKK DPW Partai Nasdem Sulsel memberikan warning bagi kader Nasdem Sulawesi Selatan (Sulsel) yang tidak sejalan dengan keputusan partai terkait usungan di Pilgub 2018, kini giliran Sekretaris DPW Nasdem Sulsel, Syahruddin Alrif memberikan peringatan keras bagi kader partai yang tidak mengikuti keputusan Partai.

Sebagaimana diketahui, Partai Nasdem telah resmi mengusung paket Nurdin Halid- Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) pada Pilgub Sulsel 2018 mendatang. Olehnya itu, kata Syahruddin bagi semua kader harus bekerja untuk mengamankan keputusan ini.

Bahkan surat rekomendasinya telah diserahkan dalam sebuah ceremoni acara yang besar, pada Kamis )14/9/2017). Selanjutnya, jika mengaku kader Nasdem, maka ia harus menjalankan keputusan ini.

Baca juga :  Rumah Ketum PA 212 Slamet Ma'arif Diteror OTK

Kalau mengaku kader, ayo kita amankan keputusan partai. Jangankan kader atau pengurus, anggota legislatif saja akan dipecat jika terbukti melawan kebijakan partai” ungkap Syahar dengan nada yang tegas, Sabtu (16/9/2017).

Seperti diketahui, setelah penyerahan rekomendasi Pilgub 2018 dilaksanakan pada beberapa waktu yang lalu, ada sejumlah kecil pengurus di level kecamatan memilih mengundurkan diri dari Nasdem.

Advertisement

Sementara itu, Ketua bidang media DPW Nasdem Sulsel mengajak kepada seluruh kader untuk tidak terprovokasi oleh orang-orang yang hendak mengkerdilkan partai.

“Kader Nasdem jangan melakukan hal-hal yang bisa merusak partai. Apalagi alasan menolak itu dikaitkan dengan masa lalu seseorang. Adakah di antara kita yang tidak punya masa lalu?, Semua kita punya masa lalu, yang terpenting, menjadikan masa lalu sebagai cermin untuk berbuat yang lebih baik untuk hari ini dan ke depan” ungkap Rajab, yang juga anggota legislator Sulsel asal Luwu Raya.

Koalisi Golkar-Nasdem di Pilgub Sulsel 2018 menjadi kekuatan politik yang disegani oleh pihak lain, karena saat ini bergabung dua kutub kekuatan politik yang selama ini mewarnai setiap even politik di Sulsel.
Golkar adalah cermin pemain lama yang tetap bertahan dan syarat pengalaman, sementara Nasdem adalah pemain baru yang sangat kreatif dan aktif.

RILIS | EDUNEWS

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com