Politik

STEBANK Gandeng KPU Sosialisasi Pilkada Santun

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Pemilu merupakan salah satu instrumen terpenting dalam menjalankan proses demokrasi. Pemilu juga harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab guna terwujudnya pemilu yang santun, anti radikalisme dan SARA. Untuk mewujudkan hal tersebut masyarakat harus memiliki pemahaman dan kesadaran yang tinggi terhadap setiap pemilu yang akan berlangsung.

Demikian pandangan para Akademisi, Tokoh Masyarakat dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta dalam acara Sosialisasi Pilkada dengan tema ‘Menciptakan Pemilu Santun, Anti Radikaliame dan SARA’ yang diselengarakan KPU DKI Jakarta bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Ekonomi dan Perbankan Islam Mr. Sjafruddin Prawiranegara, Rabu (8/2/2017).

Pelaksanaan Sosialisasi yang diselenggarakan KPU Provinsi DKI Jakarta dan STEBANK berjalan cukup hikmat. Ada sekitar 150-an peserta menghadiri kegiatan tersebut.

Baca juga :  Ketua KPU Ajak Masyarakat Hindari Politik Uang

Dalam pemaparannya, Mohammad Nasih menghimbau kepada masyarakat agar menggunakan hak suaranya. Bahkan jika diperlukan meliburkan segala aktifitas untuk dapat berbondong-bondong ke TPS.

“Sebab, kebijakan penataan Ibukota Jakarta ada di tangan Paslon yang akan terpilih.” katanya

Ia juga berharap masyarakat tegas menolak money politik baik dalam bentuk serangan fajar maupun serangan Duha.

Sementara itu, Rahmat Kardi menambahkan jika masyarakat mendapati ada oknum terselubung yang berusaha membeli suara maka jangan segan-segan untuk melaporkannya kepada Bawaslu.

“Tindakan tak sehat itu bahkan dapat menyebabkan oknum tersebut dipidana,” tegas Rahmat.

Moch. Sidik mengatakan masyarakat harus memastikan namanya telah terdaftar di DPT dan memiliki Formulir C6.

Baca juga :  Diduga Intervensi KPU, Hanura Minta Jokowi Copot Wiranto sebagai Menko

“Untuk Masyarakat yang sedang terbaring di rumah sakit dihimbau tetap menggunakan hak pilihnya dengan mengurus berkas A5,” katanya.

Sidik juga menghimbau masyarakat harus ikut berperan aktif mengawasi jalannya pemilu dan melaporkan setiap tindak kecurangan kepada Tim Pengawas Pemilu yang telah ditunjuk.

“Harapannya pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta yang akan dilaksanakan pada tanggal 15 Februari 2017 dapat berjalan dengan santun, tertib dan damai sesuai dengan harapan.  Sebab satu suara sangat menentukan Masa Depan Provinsi DKI Jakarta,” katanya.

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com