Ekonomi

PT Vale Indonesia Raih Overall Winner SBA 2017

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID – PT Vale dinobatkan sebagai pemenang keseluruhan (Overall Winner) dalam Sustainable Business Awards 2018 (SBA). Penghargaan ini diberikan berdasar hasil penilaian kinerja konsisten PT Vale pada 12 kategori keberlanjutan. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro kepada CEO PT Vale Nico Kanter dalam acara di Hotel mandarin Oriental, Jakarta (7/1/2019).

Di samping penghargaan Overall Winner, PT Vale juga menyabet penghargaan terbaik dalam kategori Best Business Responsibility and Ethics dan kategori Best Workforce. Sepuluh kategori lain yang juga dinilai adalah Strategy & Sustainability Management, Community, Energy Management, Water Management, Waste and Materials Productivity, Climate Change, Supply Chain Management, Land Use and Biodiversity, Stakeholder Engagement and Materiality, dan UN Sustainable Development Goals (SDGs).

Sustainable Business Awards adalah platform penghargaan pembangunan berkelanjutan yang diselenggarakan sejak 2012 dengan menganugerahkan apresiasi atas kepemimpinan dalam praktik bisnis berkelanjutan di Indonesia. 

SBA diselenggarakan oleh Global Initiatives bersama Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD), Pricewaterhouse Cooper (PwC), Bappenas, Control Union, Kigali Cooling Efficiency Programme (K-CEP), Indonesia Business Coalition for Women Empowerment (IBCWE), dan CNBC Indonesia. Pada penyelenggaraannya di tahun ke-6 kali ini, SBA diikuti oleh 60 entitas bisnis di Indonesia.

Mengomentari pencapaian ini, CEO PT Vale Nico Kanter menyatakan bahwa penghargaan SBA merupakan apresiasi yang sangat berarti atas eksistensi dan kinerja keberlanjutan PT Vale. 

“Kami berbangga hati karena penghargaan ini merupakan ajang yang sangat kredibel dalam mengukur komitmen perusahaan di Indonesia dalam mengimplementasikan praktik-praktik keberlanjutan,” kata Nico Kanter.

Implementasi Tambang Berkelanjutan

Beroperasi di Indonesia dalam lima dekade ini, PT Vale telah menjadi bagian dari rantai pasokan nikel dunia. Kami memasok hampir 5% kebutuhan nikel global. Senada dengan komitmen Vale Global, PT Vale turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) melalui praktik tambang yang bertanggung jawab.

Dari tahun ke tahun, PT Vale berupaya meningkatkan standar pengelolaan lingkungan dengan mengedepankan inovasi teknologi yang aman, efektif, serta ramah lingkungan. 

Di 2018, PT Vale menerapkan Sistem Manajemen Lingkungan (SML) yang mengacu pada standar internasional ISO 14001:2015. Tujuannya untuk memperluas cakupan pengelolaan lingkungan yang diintegrasikan dengan proses bisnis strategis perusahaan di masa depan.

Dalam kegiatan memproduksi nikel, PT Vale memanfaatkan energi terbarukan untuk mendukung praktik keberlanjutan. Tiga PLTA yang dibangun dan dioperasikan Perusahaan dengan kapasitas total 365 Megawatt telah memasok 94% kebutuhan listrik di pabrik pengolahan PT Vale. Ini menurunkan kebutuhan bankan mensubtitusi penggunaan energi dari bahan bakar fosil. Fasilitas PLTA PT Vale, setidaknya telah berkontribusi mereduksi emisi karbon sebesar 500.000 ton CO2eq per tahun.

PT Vale mengintegrasikan kegiatan pembukaan lahan tambang dengan kegiatan reklamasi dan rehabilitasi. Pada lahan pasca-tambang kami telah menanam lebih dari 1,2 juta batang pohon. PT Vale mendirikan kebun bibit modern yang memproduksi rata-rata 700.000 bibit guna keperluan merehabilitasi lebih dari 100 hektar lahan purnatambang setiap tahun. PT Vale memproduksi dan menggunakan berbagai jenis tanaman endemik sebagai bagian dari konservasi keanekaragaman hayati.

PT Vale memaknai keberlanjutan sebagai penciptaan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan. Dalam aspek sosial, PT Vale mengimplementasikan program pemberdayaan masyarakat yang pro-lingkungan untuk menopang kemandirian. 

Pada November 2018 silam, PT Vale melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama dengan Direktorat Jenderal Pembangunan Kawasan Perdesaan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terkait pelaksanaan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dan Pengembangan Kawasan Perdesaaan Mandiri (PKPM) di wilayah pemberdayaan PT Vale di Kabupeten Luwu Timur.

Dalam kaitannya dengan upaya menjaga keberlanjutan bisnis, PT Vale menerapkan good corporate governance (GCG) atau tata kelola perusahaan yang baik. PT Vale mengedepankan keterbukaan dan transparansi untuk menghindarkan bisnis dari risiko korupsi dan suap. PT Valemenjaga hubungan kerja yang beretika dengan karyawan maupun kontraktor partner. 

Karyawan PT Vale, yang 87% di antaranya adalah karyawan lokal, seluruhnya terikat pakta integritas yang memastikan mereka terhindar dari konflik kepentingan serta praktik suap dan korupsi. 

Demikian pula para kontraktor terikat dengan regulasi untuk mencegah praktik suap dan konflik kepentingan demi menjaga keberlanjutan bisnis yang berkualitas dan berintegritas.

“Sebagai perusahaan terbuka, kami terus berupaya melakukan perbaikan pada kinerja keberlanjutan kami, serta terus berkomitmen mematuhi regulasi pemerintah sembari bertanggung jawab terhadap operasi yang kami jalankan. Senada dengan misi Perusahaan kami yaitu mengubah sumber daya alam menjadi sumber kemakmuran dan pembangunan berkelanjutan, kami berupaya untuk terus melahirkan inovasi-inovasi untuk mendukung pencapaian Sustainabile Development Goals (SDGs),” paparnya. 

Sebelumnya, PT Vale memperoleh penghargaan SBA pada Kategori Business Responsibility and Ethics pada 2017, kategori Sustainability in the Community pada2016, kategori khusus Perusahaan dengan Manajemen Energi Terbaik pada 2014, dan kategori Perusahaan dengan Strategi dan Visi Terbaik pada 2013. (rls)

Facebook Comments

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!