News

Said Aqil : 14 Paket Kebijakan Ekonomi Pemerintah Belum Berdampak

 

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama atau PBNU KH Said Aqil Siradj menyatakan 14 paket kebijakan ekonomi yang diterbitkan pemerintah tidak berdampak merata. Kalangan bawah masih belum merasakan hasilnya.

“Pernah saya sampaikan kepada Pak Presiden, paket kebijakan ekonomi 14 kali, tapi belum menyentuh warga NU yang paling bawah. Tetangga saya di Cirebon tidak ada yang berubah, gitu-gitu aja, padahal sudah 14 kali paket kebijakan ekonomi,” kata dia saat membuka Musyawarah Nasional IKA PMII di Hotel Luwansa, Jakarta, Jumat (20/7/2018).

Menafsirkan sebuah ayat dalam Al Quran, Said Aqil menuturkan pemerintah seharusnya bekerja mengentaskan kemiskinan, memastikan kemakmuran rakyat, dan mempersatukan masyarakat.

Baca juga :  Polisi Tewas Ditangan KKB Papua, Wiranto: Kita Lanjutkan Operasi

Terkait kemiskinan, Said mengakui kinerja pemerintah yang menurunkan kemiskinan hingga di bawah satu digit yaitu 9,82 persen dari total penduduk Indonesia. “Tapi yang harus kita dorong adalah keadilan distribusi penguasaan tanah. Ada konglomerat yang punya tanah 5,2 juta hektare,” katanya.

Presiden Joko Widodo menanggapi langsung kritikan Said Aqil. Soal kepemilikan lahan, dia enggan disalahkan.

“Memang ada satu orang atau perusahaan menguasai 200 ribu hektare, 600 ribu hektare. Ada,” katanya. “Hanya, perlu saya sampaikan bahwa yang memberikan konsesi bukan saya. Saya tidak pernah memberi satu meter persegi pun kepada mereka,” ujar Jokowi lagi.

Soal kemiskinan, Jokowi berjanji akan terus mengembangkan infrastruktur. Pemerintah juga akan berfokus kepada pengembangan sumber daya manusia.

Baca juga :  Menkes Minta Penerapan Aturan Baru BPJS Kesehatan Ditunda, ini Kata IDI

Salah satu program yang disiapkan Jokowi adalah membuka minimal seribu balai latihan kerja komunitas di pondok pesantren. Dari 29 ribu pondok yang terdaftar, saat ini pemerintah baru membuka 50 balai.

Jokowi juga berjanji mengembangkan bank wakaf mikro di pondok pesantren. Jika program itu bermanfaat bagi komunitas di sekitarnya, dia berencana menambah lagi jumlahnya.

Facebook Comments

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!