News

Seluruh Anak Wajib Divaksin

 

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Seluruh anak atau siswa di Indonesia wajib diimunisasi penyakit campak dan rubella dengan vaksin measles rubella (MR). Ini dilakukan sebagai upaya pencegahan agar tidak terkena penyakit yang berbahaya dan dapat mematikan. Demikian dikatakan oleh Menteri Kesehatan, Nila Moeloek, dalam rangka Pencanangan Kampanye MR di SMP Negeri 103 Jakarta, di Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (2/8/2017).

Dalam kesempatan itu, Menkes memberikan pemahaman kepada para siswa-siswi tentang pentingnya vaksinasi MR untuk mencegah penyakit campak dan rubella yang dilakukan pada anak usia sembilan bulan sampai 15 tahun. Ia memaparkan, imunisasi MR diberikan untuk melindungi anak Indonesia dari penyakit kelainan bawaan, seperti gangguan pendengaran, gangguan penglihatan, kelainan jantung, dan retardasi mental yang disebabkan adanya infeksi rubella pada saat kehamilan.

Baca juga :  Muhamamdiyah Minta Polisi Profesional Soal Penodaan Agama

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa kampanye imunisasi MR sudah dilakukan sejak Selasa (1/8/2107) yang juga dihadiri oleh Presiden Joko Widodo dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, di Daerah Istimewa Yogyakarta. Nila mengatakan kampanye imunisasi MR akan terus dilakukan selama satu bulan penuh di sekolah-sekolah.

“Satu bulan ini di anak-anak sekolah, baru kemudian di masyarakat di puskesmas, ada tahapan-tahapannya. Targetnya 65 juta anak diimunisasi selama dua tahun,” tambahnya.

Pemberian imunisasi MR akan dilaksanakan dalam dua fase, yakni pada Agustus hingga September 2017 di seluruh wilayah di Pulau Jawa, dan pada Agustus hingga September 2018 di seluruh provinsi di luar Pulau Jawa. Pemberian imunisasi MR ditargetkan mencapai cakupan minimal 95 persen. Target itu dimaksudkan agar eliminasi campak dan pengendalian rubella dapat terwujud pada 2020.

Baca juga :  Tak Tergantung Negara Lain, DPR Desak Pemerintah Produksi Vaksin Corona dalam Negeri

Secara terpisah, Kepala Dinas Sosial Kota Bogor, Azrin Syamsudin, mengatakan Dinas Sosial Kota Bogor, Jawa Barat, menjaring 100 anak jalanan untuk mendapatkan imunisasi campak dan rubella bersama 257.276 anak lainnya. Untuk jadwal pelaksanaan pemberian imunisasi akan dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan.

Advertisement

“Rencana pemberian imunisasi di perkampungan mereka (anak jalanan), untuk waktu dan tanggalnya akan dikoordinasikan lagi dengan Dinkes,” kata Azrin.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mengimbau anak-anak tidak perlu takut saat diimunisasi campak dan rubella sebab imunisasi itu sifatnya penting untuk kesehatan dan masa depan.

“Jika belum di vaksin langsung minta ke puskesmas atau posyandu, kalau tidak mau akan dipaksa,” tegasnya.

Risma meminta pemangku kepentingan agar gencar mengkampayekan imunisasi MR kepada orang tua dan anak-anak.

“Sekali lagi saya mengingatkan bahwa imunisasi ini sangat penting, jangan ketika melihat anak sakit atau terindikasi virus Rubella pihak puskesmas baru melakukan sosialisasi ke masyarakat,” ujar Risma.

Vaksin DBD

Dalam kesempatan tersebut, Menkes, Nila Moeloek juga berharap kepada para akademisi dan pakar untuk bisa menyelesaikan vaksin demam berdarah dengue (DBD) yang cocok untuk wilayah Indonesia.

“Saya titip baik dari akademisi, para pakar, bagaimana cara mendapatkan obat, bagaimana cara mengobatinya, dan mencegahnya,” kata dia.

Nila menjelaskan saat ini peneliti Indonesia sedang mengembangkan vaksin untuk mencegah penyakit DBD, namun persoalannya belum ada yang cocok untuk kebanyakan tipe penyakit DBD yang ada di Indonesia.

“Persoalannya ada tipe-tipe virus. Negara kita tipenya berbeda, negara kita tipe 3 dan 4 paling banyak, di tempat lain 1 dan 2. Jadi membuat vaksin tentunya agak sulit, banyak berubah,” kata Menkes.

Ia menjelaskan tipe virus DBD yang paling banyak di Indonesia adalah tipe 3 dan 4, kendati ada pula yang terkena DBD dengan tipe 1 dan 2. Nila mengatakan saat ini vaksin untuk virus DBD tipe 1 dan 2 sudah berhasil diciptakan dan bisa digunakan. Namun, penggunaan vaksin DBD tersebut baru sebatas uji coba.

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com