Hukum

Setelah Kabur, Setya Novanto Pindah ke Lapas Gunung Sindur Bogor

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Setya Novanto dipindah dari Lapas Sukamiskin, Bandung, ke Lapas Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jumat malam, 14 Juni 2019. Mantan Ketua DPR RI kini narapidana korupsi proyek e-KTP yang merugikan negara Rp 2,3 triliun itu dipindah usai kedapatan sempat kabur.

“Saya pindahkan langsung ke Gunung Sindur dan malam ini, 22.14 WIB berangkat ke sana,” ujar Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat, Liberti Sitinjak, saat dihubungi Tempo, Jumat malam.

Peristiwa dugaan kaburnya Setya berawal ketika terpidana 15 tahun penjara itu tengah melakukan pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Santosa Bandung. Setya disebutkan berobat sejak Rabu 12 Juni dan menjalani rawat inap karena sakit pada lengannya.

Baca juga :  Soal G30S/PKI, Lemhanas : Penghilangan Nyawa Para Jenderal Tidak Terbantahkan

Setya dijadwalkan pulang ke selnya di Lapas Sukamiskin, pada Jumat pagi, 14 Juni. Ketika akan kembali ke lapas khusus koruptor itulah, Liberti menyebutkan, Setya kabur.

Setya dituduh melakukannya dengan berdalih akan membayar rekening tagihan rumah sakit di lantai dasar. Ia turun dari kamar tempatnya dirawat di lantai 8.

“Pengawal tunggu di atas (di lantai 8), tapi tidak muncul-muncul. Lalu disusul ke bawah, ternyata orangnya tidak ada,” papar Liberti.

Kepala Lapas Sukamiskin yang mendapat laporan segera meneruskannya kepada Liberti. Pencarian pun segera dilakukan dan menemukan Setya sedang bersama istrinya di daerah Padalarang pada Jumat sore sekitar pukul 18.00 WIB.

“Dia plesiran ke Padalarang,” kata Liberti sambil menambahkan, Setya sudah berada di Padalarang selama 3-4 jam.

Dugaan kaburnya Setya juga tersebar lewat sebuah foto yang merekam keberadaan mantan Ketua Umum Golkar itu sedang berada di sebuah tempat penjualan bahan bangunan di Padalarang pada Jumat siang. Setya masih bisa dikenali meski mengenakan topi dan masker di wajahnya.

Baca juga :  KPK Panggil Sekjen DPR RI Sebagai Saksi Kasus Romahurmuziy

Liberti mengakui ada kelalaian dari petugas dan meminta maaf kepada masyarakat atas Setya Novanto yang disebutnya sempat kabur tersebut.

“Saya akan melakukan pemeriksaan dan tindakan sesuai hasil pemeriksaan,” ujar dia.

tmp

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!