News

Sikapi Tindakan Represif Aparat, Ketum PB HMI MPO Serukan Aksi Serentak

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID– Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) MPO mengeluarkan instruksin kepada seluruh kader HMI se Indonesia untuk menggelar aksi solidaritas terkait tindakan represif aparat kepolisian dalam mengawal aksi kader HMI  di depan istana pada Senin 21 Mei lalu. 

Ketua Umum PB HMI MPO, Zuhad Aji Firmantoro, menyatakan perilaku dan tindakan aparat yang represif terhadap kader  HMI saat melakukan aksi unjuk rasa adalah tindakan yang menciderai nilai-nilai demokrasi.

“Bahwa berbeda pendapat boleh tapi hak untuk mengungkapkannya tetap harus dijamin,” kata Aji, dalam keterangannya, Rabu (23/5/2018).

PB HMI menginstruksikan kepada seluruh HMI Cabang se Indonesia untuk menggelar aksi solidaritas secara serentak pada Jumat nanti. 

“Kita instruksikan kepada seluruh cabang untuk menggelar aksi solidaritas pada pada Jumat, 25 Mei 2018. Tentu aksi ini dilakukan dengan cara-cara damai sesuai dengan UU dan aturan yang berlaku, menyampaikan pendapat di muka umum,” terangnya. 

Sebelumnya, puluhan kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO Cabang Jakarta

dalam memperingati 20 tahun Reformasi berakhir ricuh. Tujuh mahasiswa sempat mengalami luka dan sempat dirawat di RSUD Tarakan pada Senin (21/5/2018).

Ada tiga tuntutan yang disampaikan massa aksi. Pertama, mereka meminta Presiden Joko Widodo mencopot Kapolri Jenderal Tito Karnavian terkait adanya aksi teror yang terjadi belakangan ini.

Kedua, massa meminta Jokowi mengganti Kepala BIN Budi Gunawan. 

Ketiga, massa menuntut Jokowi-JK mundur dari jabatannya karena dinilai gagal menjalankan tugas. | edunews

Facebook Comments

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 08114167811

Copyright © 2016-2018 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!