News

Soal Orang Arab Danai Radikalisme, Ketum DPP BKPRMI Sarankan Mahfud MD Bertaubat

JAKARTA, EDUNEWS.ID-Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPP BKPRMI), Said Aldi Al Idrus menyarankan agar Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM) Mahfud MD melakukan Taubat Nasuha karena dinilai telah menfitnah umat muslim di Arab membiayai radikalisme di Indonesia.

“Sebagai tokoh Umat Islam, Mahfud MD harusnya bersyukur karena banyak saudara-saudara kita dari Arab membantu pembangunan masjid dan pusat pendidikan Islam di Indonesia tanpa pamrih serta ikhlas karena Allah Ta’ala, bukan malah menfitnah mereka,” ungkap Said di Jakarta.

“DPP BKPRMI menyarankan dan mengusulkan kepada Mahfud MD untuk taubat nasuha agar nanti di akhir hayat Husnul Khotimah,” ujarnya, dilansir dari rri.co.id, Senin (19/8/2019).

Baca juga :  Pemerintah Diminta Serius Tuntaskan Pelanggaran HAM Saat Aksi Reformasi

Sebelumnya pada Jumat (16/8/2019) lalu, mantan Menteri Pertahanan di era Presiden Abdurahman Wahid itu, menyebut dirinya mendapat informasi bahwa penganut paham radikal akan masuk ke Indonesia dengan membawa sejumlah dana untuk mendirikan pesantren beraliran radikal.

Menurut Ketum DPP BKPRMI, Mahfud MD yang dikenal sebagai tokoh berpendidikan, seharusnya menjadi panutan umat Islam, khususnya pemuda masjid, bukan malah menyampaikan hal-hal yang menimbulkan perpecahan, apalagi menfitnah saudara-saudara muslim dengan menyebarkan informasi tanpa terbukti kebenarannya.

“Seharusnya Mahfud MD menyoroti perkembangan Syiah yang sudah mengkhawatirkan Umat Islam di Indonesia bukan malah memfitnah para saudara-saudara kita dari arab yang selalu memberikan dukungan dana kepada umat Islam Indonesia,” tutur Said.

Baca juga :  Khofifah Mundur dari Menteri, lho ada apa?

Ia menilai mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) periode 2008-2013 itu dalam beberapa bulan belakangan ini sering menyampaikan hal-hal yang menjadi kontroversi, bahkan terkadang menjadi polemik bagi dirinya sendiri.

“Beberapa waktu belakangan ini, setelah batal terpilih sebagai calon wapresnya pak Jokowi, kami lihat pernyataan mahfud MD ini banyak yang ngawur, cenderung mencari perhatian publik, bahkan tak masalah dengan ucapannya walaupun itu terindikasi fitnah,” terangnya.

Untuk itu, Said berpesan kepada seluruh umat Islam khususnya kepada remaja masjid, agar waspada dan membentengi diri untuk menghalangi upaya tokoh-tokoh yang menyampaikan hal yang menyesatkan dan cenderung mengkerdilkan umat Islam.

“Kepada umat Islam, khususnya pemuda remaja masjid, untuk tetap waspada terhadap adanya upaya tokoh-tokoh yang berpengaruh menyampaikan statment-statment yang menyesatkan dan cenderung mengkelirukan umat Islam di akhir zaman ini,” pesannya.

Baca juga :  Yenny Wahid : Mahfud MD Kader NU Tulen

“Kita tetap harus Istiqomah menjadi umat yang Rahmatan lil alamin kalau ada tokoh ummat islam yang sudah mulai cinta dunia wajib kita ingatkan dan kita sarankan untuk taubat nasuha,” tutupnya.

sumber : rri.co.id

Facebook Comments

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!