News

Tanoto Foundation Persiapkan Fasilitator Nasional Peningkatan Mutu Pendidikan Dasar

Para Fasilitator Nasional Peningkatan Mutu Pendidikan Dasar sedang membaca, bersimulasi, dan mereviu modul pelatihanpraktik yang baik dalam pembelajaran, manajemen berbasissekolah, dan budaya baca yang dikembangkan TanotoFoundation.

JAKARTA, EDUNEWS.ID   Untuk mengimplementasikan program peningkatan mutu pendidikan dasar, Tanoto Foundation menyiapkan sekitar 50 fasilitator nasional. Mereka dipersiapkan untuk melatih fasilitator daerah di lima provinsimitra Sumatera Utara, Riau, Jambi, Jawa Tengah, dan Kalimantan Timur. Para fasilitator tersebut akan kembalimelatih dan mendampingi lebih dari 800 sekolah dan madrasah mitra dalam menerapkan praktik-praktik baik dalam pembelajaran aktif, manajemen berbasis sekolah, dan budaya baca.

”Para fasilitator nasional ini merupakan para dosen LPTK, guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah terpilih yang konsisten dalam menerapkan pembelajaran aktif, manajemen berbasis sekolah, dan budaya baca di instansinya,” kata Ujang Sukandi, Head of Teaching and Learning Tanoto Foundation, di Jakarta (10/8/2018).

Selama tiga hari para Fasilitator Nasional dilibatkan untuk membaca, bersimulasi, dan mereviu modul pelatihan program Pelita Pendidikan Tanoto Foundation. Modul tersebut akan mengkapasitasi peserta dalam mengembangkan pembelajaran aktif yang memfasilitasi siswa menggunakan kemampuan berpikir tingkat tinggi, pengelolaan lingkungan belajar, budaya baca, manajemen yang mendukung keberhasilan pembelajaran, melibatkan peran serta masyarakat, dan teknik memfasilitasi dan mendampingi yang efektif.

Sementara Ruba Nurzaman, peserta dari MTs Al Mukhtariyah Rajamandala, Jawa Barat, optimis melalui program Pelita Pendidikan, peningkatan mutu di madrasah akan semakin merata. “Pelatihan ini menggunakan MIKIR untuk memastikan bahwa pembelajaran aktif dilaksanakan guru, yaitu melalui kegiatan mengalami, interaksi, komunikasi, dan refleksi. Setelah saya praktikkan MIKIR ternyata mengajar dengan pembelajaran aktif menjadi lebih mudah,” tukasnya.

Prof Dr Ani Rusilowati, peserta dari dosen Universitas Negeri Semarang, menyebut modul pelatihan Pelita Pendidikan relevan dalam mendukung implementasi kurikukum 2013. ”Saya sudah lama terlibat dalam program peningkatan mutu pembelajaran. Program ini akan membantu guru dalam menerapkan pembelajaran yang mendorong siswa menggunakan kemampuan berpikir tingkat tinggi seperti yang diminta dalam kurikulum 2013,” tukas guru besar bidang pendidikan IPA tersebut.

Tanoto Foundation merupakan lembaga filantropi yang didirikan oleh Sukanto Tanoto dan Tinah Bingei Tanoto berfokus pada kegiatan pendidikan. Tanoto Foundation bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, Kementerian Riset,Teknologi dan Pendidikan Tinggi, memperluas program Pelita Pendidikan. Dalam lima tahun ke depan, diharapkan ada 12.000 sekolah dan madrasah yang mendiseminasikan dan menerima manfaat program.

 

RLS | EDUNEWS

 

Facebook Comments

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 08114167811

Copyright © 2016-2018 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!