Puisi

Jilbabku Sayang, Hijrahku Sayang

 

 

Ukhty…
Tengoklah perjalanan Hijrahmu yang katanya sudah menjadi lebih baik dari masa lampau
Dulu engkau gemar memamerkan foto dengan pakaian ketat

Kini engkau pamerkan mata indah dan hijab yang terkenakan anggun di kepalamu di sosial media
Lalu apa bedanya?

Bukan kah hijab itu untuk melindungimu ?

 

Ukhty…

Ketahuilah…

Bagi seorang perempuan yang diberikan amanah dengan begitu penuh oleh Allah bahkan abadi namanya dalam surah An-Nisa

Sungguh, bukan hal yang wajar

Apabila lentik bulu matamu, lipstikmu, parfummu memikatlelaki ajnabi

 

Ukhty…

Suaramu bahkan dikatakan aurat

Tubuh-mu dan segala gerak gerikmu adalah fitnah terdahsyat bagi kaum laki-laki

Tidakkah engkau ingin membantu lelaki menundukkan pandangannya ?
Engkau yang dahulu mengidolakan artis-artis korea kemudian tak bisa menundukkan pandangan dan kini berpindah kepada ikhwan-ikhwan religi selebgram yang katamu itulah suami idaman
Jagalah pandanganmu ukhty

 

Baca,   Puisi : Aku Secangkir Kopi

Ukhty…

Dulu, engkau habiskan waktumu dengan pacaran bercumbu mesra, berdua-duaan
Kini, engkau pun berdua-duaan dengan ikhwan modus di chat via whatsapp,

Dimbubuhi emoticon-emoticon senyum menambah nafsu syahwat

Hingga larut malam dan engkau viralkan “Tanpa Pacaran

Engkau tak sadar bahwa syaitan telah berhasil mencederai proses hijrahmu

 

Sadarlah ukhty, bahwa engkau kini hijrah dan sedang menuju istiqomah

Ukhty…

Engkau begitu anggun dengan jilbabmu

Tapi mengapa engkau tak sadar betapa istimewahnya dirimu

Engkau mencederai jilbab itu

Dengan boncengan bersama lawan jenis, berkumpul dalam satu ruangan tanpa batasan

Tawa renyah, pipi bersemu merah, senyum tersipu malu

Tak cemas, Tak was-was

Kini, masihkah ada yang menawan

Saat jubahmu resah, Saat Kerudung dirundung salah ?

Dan dengan berani mengampanyekan

“Aku telah hijrah”

 

Baca,   Puisi Muklis Adi Saputro

Ukhty…
Sadarilah, betapa Allah begitu memuliakanmu

Di titipkan rahim untuk melahirkan manusia-manusia baru

Lalu, pantaskah, engkau menjadi kehidupan pertama manusia-manusia itu ?

Saat engkau sendiri tak menghargai dirimu

Ukhty…

Tidak ada hijrah tanpa ujian

Tengoklah, perempuan-perempuan palestina

Yang memilih syahid ketimbang menyerahkan kehormatannya

 

Ukhty…
Perempuan adalah tonggak peradaban, pada diri perempuanlah terdapat harapan melahirkan generasi-generasi para ulama, datangi majelis-majelis ilmu sentuh nafasnya para ulama melalui tulisan dan kitab-kitab mereka
Ukhty…
Sibukkanlah diri dengan ilmu, ilmu dan ilmu,lalu barengi dengan adab-adab yang santun,

hapuslah foto-fotomu, tundukkanlah pandanganmu, jagalah pergaulanmu

Ukhty…

Selamat berhijrah dalam koridor taat

 

Oleh : Dian Rahmana Putri

Facebook Comments
Baca,   Sajak-Sajak Nurwahidah Shaleh

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2018 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!