Puisi

Puisi: Pelabuhan Jiwa

Oleh: Sampean*

Ke mana aku harus menunggu
Jika tangga rumahmu engkau hilangkan
Ke mana aku harus mencari
Jika engkau bersembunyi di antara rumpun kehidupan
Cukupkah doa kuutarakan
Jika aku bergelimang dusta
Haruskah aku bersemayam di bahumu
Merumput bersama pahitnya kenangan
Menyeruput desau kehidupan
Menabuh denting sunyi
Merambat bersama derita
Menyulam kesedihan
Mengulang kenangan
Hidupku tak boleh kembali
Peluklah aku dalam ketiadaan
Sampai aku sesat dalam kebenaranmu

Advertisement

Sampean. Alumni Jurusan Sosiologi Universitas Negeri Makassar.

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com