Puisi

Puisi-Puisi Ricky Aldyra

#1 Hijrah Cinta

 

Tak mampu kumengusap rindu

Dari debu yang kau sucikan

Tak pula kumerasa pilu

Meskipun cinta kini tak bertuan

Kau janjikan untukku cita-cita

Hingga kulupa

Engkau dan aku sama

Merangkai kata dalam cinta

Namun binasa hanya karena restu orang tua

Aku laksana awan yang hendak menggapai langit

Namun ternyata Cuma mengambang dalam lingkaran derita hampa

Hingga akhirnya terjatuh jua

Dalam rupa yang tak kuasa menanggung hina

Kini aku dalam wujud yang baru

Dengan rindu dan cinta yang berbeda

Kini Aku ingin menjagamu laksana matahari di puncak siang

Yang mampu memandangimu tanpa harus dihalagi oleh beribu kedipan

Aku ikhlas dengan balasan cintamu meskipun itu hanya seperti bintang

Baca juga :  Puisi Desy Lestari

Yang wujudnya kecil namun selalu hadir dengan keindahan

Aku abaikan semua bisikan semu  dari balik semak-semak kehidupan

Yang mengatakan bahwa dirimu hanyalah cinta hayalan

Aku yakin dengan senyummu yang ketika itu kupandang

Bahwa di balik paras itu, tersirat ridha Tuhan

 

18 Januari 2015

 

#2 Sujudku

 

Ya Rabbi !

Katanya dengan  bersujud adalah saat paling dekat diriku akan diri-Mu

Sekarang aku sedang bersujud

tapi mengapa aku merasakan jarak kita sangat jauh

mungkin dosaku sudah kian banyak sehingga menjadi tirai pemisah di antara kita

aku telah tertidur dalam raga yang membelenggu

pura-pura tidak mengerti pada banyak hal yang sebenarnya aku tahu

Baca juga :  Cerpen: Atap

tak kusadari jiwa yang dulu suci kini telah ternodai oleh nafsu

sedangkan Engkau masih memberi

untuk sekedar memperbaiki Sebelum tiba waktu tuk kembali

dalam sujud yang aku harap ada arti ini

Engkau melihat karena Engkau memang Maha Melihat

Engkau mengerti karena untuk itu Engkau tidak pernah butuh bukti

Izinkan aku datang lagi dengan segudang penyesalan yang sebelumnya hanya kugenggam

Sekarang kubuka dan kuakui noda itu memang pernah aku singgahi

Aku tidak akan kuat seandainya dosa itu dihapus dengan siksa

Aku berharap dosa itu dihapus dengan cinta

Cinta yang kuakui pernah aku nodai

Mekipun dari balik atap bumi

Terlihat tidak pantas untuk diampuni

Baca juga :  Cahaya Kebenaran

Namun kepada siapa lagi aku berharap ?

Dengan tangan yang penuh dosa ini wajahku kuusab

Sebagai tanda, aku yang dulu menghilang

Sekarang kembali. Dalam sujud yang kuharap ada arti

 

15 Desember 2014

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!