Puisi

Puisi: Tapi

Oleh: Ahmad Rusaidi

 

Katamu, kita ini bhinneka

Tapi, kau lihat kami sekadar boneka.

 

Katamu, kita tunggal dalam ika

Tapi, kau berlaku tunggal yang berkuasa

 

Katamu, kita hidup berkeadilan

Tapi, kau menunjukkan cara berkebatilan

 

Katamu, kita bangsa berkeadaban

Tapi, kau menjalankan kebiadaban

 

Katamu, kita bermartabat dalam persatuan

Tapi, kau babat dengan perseteruan

 

Katamu, kita khidmat dalam kebijaksanaan

Tapi, kau khianat dalam kebijakan

 

Katamu, kita saling menghargai dalam berpendapat

Tapi, kau lebih doyan pada pendapatan.

 

Narasi tentang kita, tanggal.

Tinggal aku, katamu.

 

September, 2020

 

Ahmad Rusaidi, lahir bulan Juni 1983. Selain aktif mengajar di SMAN 9 Takalar, juga aktif berkegiatan literasi di komunitas Sudut Baca Al-Syifa Ereng-Ereng, Boetta Ilmoe Bantaeng dan Pena Hijau Takalar.

 

Baca juga :  Puisi: Jarak Kata: Kita

Sumber ilustrasi: piqsels.com

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com