Puisi

Wahai Kekasih Hati

 

 

Oleh : Husnul Bidayah

PUISI, EDUNEWS.IDWahai pangeran hati
Sesungguhnya aku sedang berbenah diri
Memperbaiki dan mempersiapkan diri
Menunggu waktu yang tepat
Untuk mengarungi bahtera rumah tangga
Penuh keharmonisan dan kasih sayang
Mendidik putra dan putri kami
Agar menjadi penerus bangsa
Generasi yang gemerlang
Bersama Al-Qur’an dan Sunnah

Kini, sepotong hatiku masih tersimpan
Ibarat di dasar samudra atau…
Di pegunungan tinggi
Tersimpan kokoh
Menunggu seseorang mengambilnya
Dengan cara yang halal
Dan meminangnya bersama sebuah kalimat
Kalimat suci nan terikat
Seluruhnya berubah menjadi halal
Di pelaminan kelak
Duduk mengenakan pakaian terbaik nan mewah
Menunggu para undangan mengucapkan kalimat
Barakallahu lakumaa wa baraka’alaykumaa
Wa jama’a baynakumaa fii khaiir

Sungguh bahagia hati ini
Telah melalui penantian panjang
Menyusuri gersang padang pasir
Dinginnya es kutub membuat diri menggigil
Luasnya samudra dan lautan
Pun dapat disebrangi
Atas izin-Nya
Semua telah tercapai
Senyum merekah di bibir kami
Bergandengan tangan hingga Jannah-Nya
Melalui hidup bersama

Suka, duka, campurlah sudah
Mewarnai perjalanan kami
Menyisiri sisa umur
Menggunakan dengan sebaik mungkin
Agar tak sia-sia kebahagian itu
Yang tak hanya di dunia
Tapi di akhirat juga
Sungguh benar-benar kebahagiaan yang sempurna
Mengarungi hidup bersama pangeran hati..
Semoga terwujud yang hanya tak sekedar menjadi harapan diri…

Facebook Comments

Most Popular

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 08114167811

Copyright © 2016-2018 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!