SASTRA

Keberanian Di Dalam Hati

Oleh: Mahata Hastu*

 

CERPEN, EDUNEWS.ID – Ada sebuah cerita tentang perjalanan hidup seorang anak yang berlatar belakang keluarga berkecukupan namun dari berkecukupan itu terdapat perpecahan di dalam keluarga tersebut.

Dia siswa dari sekolah musik, dia sangat pintar dalam hal musik, dan mempunyai bakat dibidang musik. Di lingkungan sekolahnya dia suka bersosialisasi, banyak teman, dan murah senyum, namun juga dia orangnya perasa. Pada suatu ketika saat pulang sekolah, terjadi konflik di keluarganya, dan akhirnya timbulnya perpisahan. Anak tersebut hanya bisa menangis didalam kamarnya, dia tidak tau mau berbuat apa, dan pada akhirnya anak itu hanya diam dengan luka dihatinya. Pada suatu saat anak itu kembali bersekolah, yang dulunya dia suka bercanda, dan murah senyum, sekarang menjadi sesosok pendiam, dan tidak merespon apapun (cuek). Dia sering keluar rumah dari pada dirumahnya, keluar untuk mencari kebahagiaan untuk menutupi rasa sedihnya. Pada suatu ketika ada seorang pengamen yang memainkan lagu yang sangat indah, fokus anak itu tertuju ke pengamen tersebut, dan pada akhirnya si anak itu mendekatinya, dan berkata kepada pengamen tersebut:

Baca juga :  Cerpen: Hiburan Malam

Anak         : “Mas.. tadi memainkan lagu apa?”

Pengamen : “Ini lagu klasik dek”

(Pengamen tersebut berpikir kalau kayaknya si anak ini baru sedih.)

Advertisement

Pengamen : “Dek apakah kamu baru ada masalah”

Anak         : “Kok mas tau kalau saya baru ada masalah?”

Pengamen : “Hanya asal nebak aja sih dek (dengan muka tersenyum)”

Anak         : “Iya ni mas, keluarga saya baru saja pisah”

Anak         : “Saya sedih sekali mas, mau ngomong takut dimarahin”

Anak         : “Saya hanya bisa diam, melihat, dan enggak tau harus bagaimana?”

Pengamen: “Dek.. sebuah keluarga pasti pernah terjadi konflik”

“Keinginannya ada apa?”

Anak         : “Saya mau papa, dan mama bisa balik lagi”

Pengamen : “Coba kamu bilang ke orang tuamu, bilanglah kepada mereka isi hatimu”

Anak         : “Tapi saya takut mas”

Pengamen : “Kamu belum tau ya, didalam hatimu terdapat keberanian yang sangat luar biasa jika itu dibarengi dengan tujuan yang baik”

Anak          : “Jadi kalau saya berani mengeluarkan isi hati saya orang tua saya bisa sama-sama lagi?”

Pengamen   :“Iya dek (tersenyum)

Pada akhirnya si Anak tersebut mengungkapkan isi hati kepada orang tuanya, dan pada akhirnya orang tuanya pun sadar.

Dia pun sangat senang sekali, dan kembali ke kehidupan normalnya, berangkat sekolah lalu pulang melihat orang tuanya berbahagia lagi.

 

Mahata Hastu. Mahasiswa Universitas Teknologi Yogyakarta dari jurusan Teknik Informatika

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com