Sosok

Fajar Pujianto dan Kritik Idealisme Pejuang Literasi

“Sebenarnya ya tidak salah jika orang-orang yang mengaku sebagai pejuang literasi itu mengunggah kegiatan juang mereka ke laman media massa, dengan catatan bahwa apa yang mereka lakukan itu sifatnya kontinyu, alias bukan cuma dijadikan sebagai objek foto-foto guna mengejar ketenaran semata

Fajar Pujianto sebagai pemateri di sebuah workshop kepenulisan

JOGJA, EDUNEWS.ID-Sebagai salah satu pegiat literasi yang profilnya sering bertengger di kolom-kolom koran harian lokal, tentu idealisme Fajar Pujianto dalam menggelorakan budaya literasi di Indonesia tidak perlu dipertanyakan lagi.

Tak tanggung-tanggung, berbagai fasilitas serta program- program telah ia dirikan guna memantik semangat literasi masyarakat luas, mulai dari Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Anfat yang bertempat di kediamannya sendiri di Kabupaten Banyumas, hingga Sekolah Kampoeng Menulis (SKM) Indonesia yang sudah terkenal akan kebermanfaatannya bagi sesama. Demikian pula membaca bermacam-macam buku, menulis dengan kreatif dan produktif, serta menjadi pemateri di kelas-kelas kepenulisan baik taraf lokal maupun nasional adalah telah menjadi sekawanan rutinitas yang tak pernah lepas dari kehidupan inspirasionalnya.

Keluarga besar SKM Indonesia (Fajar pertama dari kanan)

Keluarga besar SKM Indonesia (Fajar pertama dari kanan)

Ditemui di lokasi terselenggaranya bazar buku Big Bad Wolf, Jogja Expo Center, Ahad (11/08/2019), lelaki yang kerap disapa Fajar itu mengungkapkan perasaan bahagia mengenai mulai tampak tingginya gairah literasi terutama perihal membaca dan menulis di Indonesia.

Baca juga :  Api Politik SYL!

Hal tersebut menurutnya dapat dilihat juga dari masih membludaknya kunjungan masyarakat penghujung acara bazar buku terbesar di dunia yang saat itu sedang ia hadiri. Namun demikian, ada pula suatu fenomena lain di tengah merebaknya gelora literasi bumi pertiwi yang sanggup membuat Fajar dilanda gelisah.

“Saya senang sekali, ketika menengok geliat literasi Indonesia yang kini semakin pesat perkembangannya. Mulai dari nafsu untuk membaca, menulis dan membuat buku, juga kenyataan yang sekarang bisa kita lihat di BBW ini. Sungguh, Indonesia ke depan bakal benar-benar menjadi negara maju apabila penduduknya mau sadar akan pentingnya literasi sejak dini. Hanya yang cukup saya sesalkan yaitu ada saja oknum kurang bertanggungjawab yang memanfaatkan gempita literasi di negeri kita belakangan ini sebagai ajang untuk pamer di media sosial serta mencari popularitas semu semata,” tutur lelaki tampan yang dikenal selalu ceria tersebut.

Baca juga :  Cerita Komandan Kopassus Saat Dikudeta Mahasiswa Dari Gubernur Riau

Pura-pura membaca buku di hadapan kamera agar terlihat rajin, menggelar lapak baca gratis dadakan supaya bisa memperoleh ketenaran melalui pemberitaan di media massa, maupun mendirikan TBM dengan meminta sumbangan dari berbagai pihak untuk kemudian ditinggalkan begitu saja tanpa berniat mengurus setelahnya, merupakan perbuatan-perbuatan yang sangat tidak idealis di mata Fajar Pujianto.

“Sebenarnya ya tidak salah jika orang-orang yang mengaku sebagai pejuang literasi itu mengunggah kegiatan juang mereka ke laman media massa, dengan catatan bahwa apa yang mereka lakukan itu sifatnya kontinyu, alias bukan cuma dijadikan sebagai objek foto-foto guna mengejar ketenaran semata. Sebab jika demikian, artinya mereka bukanlah golongan pegiat literasi yang idealis, yang memang berniat menghidupkan geliat literasi dengan sepenuh hati. Banyak saya temukan, pegiat literasi non-idealis semacam itu yang akhirnya tidak mau aktif bergiat lagi setelah namanya berhasil dikenal oleh masyarakat luas melalui perantara media. Padahal menurut saya, menjadi terkenal itu hanya sebuah bonus ketika kita sebagai pejuang literasi sejati telah berusaha dengan sungguh-sungguh untuk menghidupkan semangat literasi di negeri kita ini,” pungkas dia. (rls/Lianna Putri S.M.)

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!