Sosok

Mengenal Paulus Waterpauw, Kapolda Sumut yang Bakal ‘Nyagub’ di Pilgub Papua

Irjen (Pol) Paulus Waterpauw

 

 

MEDAN, EDUNEWS.ID – Irjen (Pol) Paulus Waterpauw yang sebelumnya menjabat sebagai Wakabaintelkam Polri kini menjabat Kapolda Sumatera Utara. Siapa sebenarnya Paulus Waterpauw? Dikutip dari berbagai sumber, Paulus Waterpauw lahir di Fakfak pada 1963. Usia 10 tahun dia pindah ke Kota Surabaya. Dia menyelesaikan pendidikan di Akademi Kepolisian pada tahun 1987.

Lulus Sespim, Paulus Waterpauw kembali ke tanah kelahirannya dan dipercaya menjabat sebagai Kapolres Mimika, saat di sana kerap terjadi perang suku. Tak lama setelah bertugas di Mimika, konflik dua warga pun reda. Dua tahun menjabat Kapolres Mimika, kemudian dipercaya menjabat Kapolresta Jayapura.

Beredar informasi kalau Waterpauw tidak bakalan lama menjabat sebagai Kapolda Sumut, pasalnya dia telah dicalonkan menjadi gubernur Provinsi Papua untuk bertarung dalam Pilgub 2018 mendatang.

Seperti yang dikutip dari Papuanews.id, sang jenderal telah dilamar oleh partai Golkar untuk dijadikan bakal calon gubernurnya. Plt Ketua DPD Golkar Papua, Yorrys Raweyai mengatakan kepada wartawan bahwa pencalonan Paulus Waterpauw sebagai calon di Pilgub 2018 mendatang itu sudah merupakan hasil agenda Musda partai Golkar Papua.

“Golkar Papua mengusung Paulus Waterpauw di Pilgub Papua 2018 mendatang dan ini merupakan agenda musda di semua kabupaten sekalian merupakan sosialisasi pilihan itu ke semua DPD,” kata Yorrys seusai acara Deklarasi Pencanangan Musda Partai Golkar di kantor Golkar Jayapura, Senin (10/4/2017).

Mengenai siapa calon wakil Gubernur Papua, Yorrys masih belum bisa menyebutkan nama, karena menurutnya itu ditentukan dari survei mendatang.

“Untuk wakil, nanti akan kita tetapkan melalui hasil survei. Kita memberikan kesempatan pendaftaran untuk posisi 02, yang dinilai dari hasil survei dan aspirasi DPD-DPD,” ujarnya.

Sementara itu ditempat terpisah, Paulus Waterpauw masih belum dapat memberikan komentar atas penetapan Golkar atas dirinya sebagai cagub Papua dalam Pemilu 2018 mendatang. Dia juga belum berbicara soal posisinya sebagai perwira tinggi aktif Polri.

“Saya tidak bisa memberikan komentar atas hal itu. Itu hak Partai Golkar,” ucap Paulus.

Seperti yang diketahui kalau Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Tito Karnavian kembali mengeluarkan Surat Telegram tentang perotasian sejumlah posisi jabatan perwira tinggi.

Pada Surat Telegram Kapolri bernomor ST/1408/VI/2017 per tanggal 2 Juni 2017 tersebut terdapat pergantian untuk posisi jabatan Kapolda Sumut. Dalam Surat Telegram tersebut Kapolda Sumut yag saat ini dijabat, Irjen Pol Rycko Amelza kini diangkat dalam jabatan baru sebagai Gubernur Akpol Lemdiklat Polri.

Kepala Bidang (Kabid) Humas, Kombes Pol Rina Sari Ginting ketika dikonfirmasi terkait pergantian posisi Kapolda Sumut belum mengetahui rencana Serah Terima Jabatan (sertijab) akan dilakukan.

EDUNEWS.ID

Facebook Comments

Most Popular

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 08114167811

Copyright © 2016-2018 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!