Sosok

Syamsudin Alimsyah, Aktivis yang Kini Menjadi Calon Komisioner Bawaslu RI

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Nama Syamsudin Alimsyah saat ini sedang menjadi perbincangan. Syamsudin merupakan seorang aktivis Lembaga Swadaya masyarakat (LSM) Komite Pemantau Legislatif (KOPEL) Indonesia. Pria kelahiran Bulukumba, Sulsel ini adalah alumni Fakultas Sastra Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar. Aktif di dunia jurnalis pada Harian Bina Baru/Berita Kota Makassar (PT Media Fajar Group) sejak tahun 1995 hingga tahun 2002.

Sempat bekerja sebagai konsultan di Partnership Jakarja dalam Program Pembentukan Lembaga Ombudsman Daerah di Kota Makassar tahun 2007 sampai 2008, konsultan di LGSP-USAID ‘Spesialis Penguatan Kapasitas DPRD’, tahun 2008 -2009, konsultan/Trainer di IRI Jakarta ‘Penguatan Parpol’ tahun 2009, konsultan di DRSP-USAID ‘Spesialis Penguatan Kapasitas DPRD’, tahun 2009-2010

Baca juga :  Mengenal Tokoh Pendidikan Muhammadiyah ( Bagian 2 )

Pada tahun 2007-2009, Syamsudin sempat menjadi salah seorang anggota tim Koalisi Masyarakat Sipil untuk advokasi Rancangan Undang-undang Susunan Kedudukan MPRRI, DPDRI, DPRRI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota.

Tahun 2007, dalam jabatannya sebagai Koordinator Kopel Sulawesi, aktif melakukan kajian efektifitas implementasi perda Transparansi dan Partisipasi di Sulawesi Selatan. Hasilnya, memberikan penghargaan kepada tiga Kepala Daerah yang dipandang ada itikad baik melakukan inisiasi pelibatan masyarakat dalam penyusunan kebijakan. Masing-masing Pemerintah Kabuaten Gowa, Pemerintah Kabupaten Bulukumba dan Pemerintah Kabupaten Takalar.

Advertisement

Syamsudin Alimsyah juga aktif di forum-forum internasional seperti Seminar Internasional Tematic and Programming oleh Uni Eropa di Philifina pada tahun 2008 dan menjadi menjadi salah seorang peserta Visit to UK’s (Public Acces to Parliamentary Work and Information di London dan Skotland disponsori Kedutaan Inggris bersama British Council.

Ia juga aktif menulis buku dan telah menerbitkan beberapa buku diantaranya ‘Kaya Janji Miski Produk’ sebuah hasil survey atas kinerja DPRD di Sulawesi Selatan bekerjasama dengan PSHK, tahun 2009. Selanjutnya buku Panduan untuk DPRD dengan judul buku ‘Pengawasan DPRD terhadap Pelayanan Publik’, terbitan USAID-LGSP tahun 2009. Buku Best Practices and Lesson learned Jalan Pintas Menggolkan Aspirasi. Judul buku ‘Andai Kopel Adalah Sekolah’, terbitan Kopel Sulawesi Tahun 2008. Buku ‘Membangun Tata Tertib Partisipatif Untuk Parlemen Amanah’ terbitan Kopel Sulawesi Tahun 2007, dan masih banyak lagi karya-karyanya.

Saat ini Syamsudin Alimsyah merupakan salah satu dari 239 orang yang sudah masuk ke proses tahap II seleksi Komisioner Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI).

 

Sumber : Diolah dari berbagai sumber

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com