Tekno

Masyarakat Butuh Internet Kecepatan Tinggi

 

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Sementara negara lain seperti Amerika Serikat dan Korea Selatan menargetkan jaringan 5G pada 2020 mendatang, Indonesia saat ini masih menunggu kematangan dukungan ekosistem dan jaringan 5G.

Pengamat dan Pakar Teknologi Teguh Prasetya menuturkan bahwa Indonesia mampu membangun jaringan generasi kelima atau 5G meskipun 4G belum menyebar seluruhnya di Indonesia. “Tentunya bisa karena vendornya sama dan komit bisa melakukannya di tahun 2020,” papar Teguh.

Dia menuturkan bahwa kecepatan jaringan 5G untuk pelanggan hingga lebih dari satu giga perdetik dapat menjadi yang tercepat saat ini. Bahkan hingga 20 kali lipat dari koneksi sekarang.

Menurutnya, masyarakat Indonesia membutuhkan layanan broadband yang sejalan dengan perkembangan aplikasi dan konten yang semakin massive baik dalam hal kualitas maupun kuantitas. “Ini mengharuskan kecepatan yang tinggi,” kata Teguh.

Baca juga :  Ini Kecanggihan Komputer Karya SMK Muhammadiyah
Advertisement

Ketua Kebijakan Strategis Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) ini menuturkan bahwa perlu ada aturan baru dalam menyambut jaringan 5G. “Tentunya aturan frekuensi yg digunakan menjadi urutan pertama (rata rata di 23 GHz di Amerika),” lanjutnya.

Dia memprediksi penjualan gawai dan perangkat pendukung 5G dihadirkan terlebih dahulu. “Sepertinya perangkat akan dijual dulu, sama seperti 4G di tanah air,” lanjut Founder Indonesia IoT Forum ini.

Dengan hadirnya 5G, Teguh menuturkan bahwa jaringan generasi sebelumnya masih tetap hadir meskipun tidak efisien. “2G masih ada user-nya kalau di Indonesia, 3G mungkin yang sudah tidak efisien lagi,” tutupnya.

REPUBLIKA

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com