Tekno

VTube Hilang dari Playstore, Ketua Satgas Waspada Investasi : Kami yang Minta Diblokir!

vtube/ilustrasi.

JAKARTA, EDUNEWS.ID – VTube tiba-tiba hilang dari Playstore. Pengguna mendapatkan informasi bahwa aplikasi tersebut tengah dalam proses maintenance sebelum mengeluarkan versi terbarunya.

Namun Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing mengeluarkan pernyataan yang berbeda. Menurutnya SWI memang meminta agar aplikasi itu diblokir.

“Kami yang minta diblokir kembali. Satgas memblokir melalui Kemenkominfo,” katanya kepada detikcom, Rabu (24/2/2021).

Sementara para pengguna aktif VTube mendapatkan pesan dari Jack Goay yang tersebar di jaringan pengguna VTube.

“Aplikasi VTube akan menjalani maintenance sistem mulai tanggal 17 Februari 2021 sampai awal Maret 2021. VTube dan Exchange Counter akan offline sementara dengan tujuan untuk menyesuaikan dengan seluruh regulator untuk proses legalisasi dan menyambut VTube 3.0 yang 100% legal,” tulis pengumuman resmi VTube.

Baca juga :  Kaleidoskop 2016, ini 10 Fitur Terbaru yang ada di Whatsapp

Selain itu, ada video pernyataan dari CEO VTube Indonesia Wilbert Karimun. Dalam video itu Wilbert juga menerangkan mengenai aplikasi VTube yang tidak bisa diakses.

“VTube sekarang sedang masuk ke VTube 3.0. Kita ingin menyambut VTube yang baru, di mana Anda akan merasakan pengalaman yang berbeda. Peluang yang lebih baik dan banyak hal-hal baru nanti ke depannya,” tutur Wilbert dalam video tersebut.

Tidak hanya itu Wilbert juga menyatakan bahwa proses legalitas VTube sudah mencapai 99%. Sementara untuk 1%-nya merupakan bagian dari maintenance aplikasi.

Wilbert juga menunjukkan gambar dalam tablet yang dipegangnya. Gambar itu dia klaim sebagai surat dari OJK yang menunjukkan pengarahan terhadap VTube. Surat itu katanya diteken oleh Tongam.

Baca juga :  Tahun ini Semua iPhone akan Disematkan Pengenal Wajah

Namun Tongam menampiknya. Dia menegaskan bahwa VTube masih dalam status ilegal.

“Saya tidak tahu surat apa yang dimaksud dalam video tersebut. Mungkin itu risalah rapat, bukan normalisasi. VTube masih masuk daftar investasi ilegal,” ungkapnya.

“Saya kurang paham apa yang dimaksud 1%, tapi sampai sekarang VTube masih masuk daftar investasi ilegal,” tutupnya.

 

 

dtk

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com